Program Pemberdayaan Ekonomi Melalui Pertanian Sasar 88 Wilayah Prioritas
Pemerintah siapkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin melalui pertanian di 88 kabupaten/kota dengan fokus pada cabai, singkong, kopi, dan peternakan ayam.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 23.17 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 69x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mempersiapkan strategi komprehensif untuk menurunkan angka kemiskinan melalui penguatan sektor pertanian di daerah tertinggal. Program ini akan diterapkan di 88 kabupaten dan kota yang menjadi prioritas penanganan kemiskinan secara nasional, dengan penentuan komoditas dan model usaha disesuaikan dengan potensi lokal. Fokus utama adalah memastikan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam rantai produksi, mulai dari perkebunan hingga pemasaran hasil.
Cak Imin menegaskan bahwa pendekatan pemberdayaan ekonomi merupakan solusi paling efektif dalam menangani kemiskinan struktural. Dengan memberdayakan masyarakat secara mandiri, diharapkan jumlah penerima bantuan sosial dapat berkurang secara signifikan, sehingga anggaran yang sebelumnya digunakan untuk subsidi dapat dialihkan untuk memperkuat program produktif. Kegiatan yang diprioritaskan mencakup penanaman cabai dan singkong, budidaya kopi, serta peternakan ayam, dengan penekanan pada skala usaha yang dapat tumbuh cepat.
Dalam jangka pendek, pemerintah akan mendorong pengembangan usaha yang memiliki waktu panen dan return pendapatan cepat, seperti peternakan ayam. Di sisi lain, penyiapan lahan dan infrastruktur pendukung menjadi fokus jangka menengah. Untuk jangka panjang, program akan menekankan hilirisasi produk pertanian, termasuk pengolahan singkong dan kelapa menjadi produk bernilai tambah yang dapat diekspor. Model pengolahan kelapa yang telah sukses masuk pasar internasional dijadikan contoh nyata yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Pelaksanaan program memerlukan sinergi antar kementerian, termasuk dalam pengolahan, pengemasan, distribusi, serta penguatan desa sebagai basis pemberdayaan. Kementerian terkait akan menangani aspek teknis sesuai bidang masing-masing, sementara Kemenko PM bertugas mengoordinasikan dan mengarahkan alokasi anggaran yang telah ada di instansi pemerintah. Dengan pendekatan terpadu dan fokus pada hasil nyata, program ini bertujuan menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan yang mampu membawa masyarakat dari ketergantungan pada bantuan sosial menuju kemandirian ekonomi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

