Progres Jembatan Sambandete Belum Capai 50 Persen, IMPH Minta Tindakan Tegas
Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum mendesak Dirjen Bina Marga segera evaluasi menyeluruh atas keterlambatan proyek jembatan di Konawe Utara yang hampir menyelesaikan masa kontrak tanpa pencapaian target.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 22.20 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Proyek pembangunan Jembatan Sambandete di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, menunjukkan kemajuan yang jauh dari target, dengan realisasi pekerjaan yang baru mencapai sekitar 50 persen hingga pertengahan September 2026. Padahal, kontrak pelaksanaan telah ditetapkan hingga Desember 2026, sehingga sisa waktu kerja semakin terbatas. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kelancaran penyelesaian proyek yang menggunakan anggaran negara.
Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menilai tidak cukup hanya mengandalkan laporan administratif dalam menangani keterlambatan ini. Mereka meminta Direktur Jenderal Bina Marga segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Badan Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Sultra, Satuan Kerja (Satker), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang menangani proyek tersebut. Keterlambatan yang terus berlanjut, menurut IMPH, harus menjadi alarm untuk tindakan tegas, bukan sekadar catatan formal.
IMPH menekankan bahwa permohonan perpanjangan kontrak tidak boleh diberikan secara otomatis. Setiap permohonan harus dievaluasi ketat berdasarkan ketentuan kontrak dan peraturan perundang-undangan. Jika syarat perpanjangan tidak terpenuhi, maka PPK harus bersikap tegas menolak. IMPH menegaskan bahwa penggunaan anggaran negara tidak boleh dikompromikan demi kelancaran administrasi.
Selain progres fisik, IMPH juga mempertanyakan transparansi dan kepatuhan proses pengadaan. Mereka meminta pemeriksaan objektif terhadap seluruh tahapan tender hingga pelaksanaan, termasuk kemungkinan adanya indikasi pelanggaran hukum seperti kolusi atau nepotisme. Jika ditemukan pelanggaran, IMPH mendukung penindakan hukum oleh aparat yang berwenang.
IMPH menegaskan bahwa proyek jembatan bukan hanya soal teknis konstruksi, tetapi juga soal akuntabilitas publik. Dengan waktu yang semakin mepet, evaluasi dan tindakan konkret harus segera dilakukan untuk memastikan proyek dapat dipertanggungjawabkan dari segi waktu, kualitas, dan penggunaan anggaran. Mereka akan terus mengawal proses ini dan menuntut keputusan tegas dari Dirjen Bina Marga agar uang rakyat tidak diboroskan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penguatan APIP Dorong Tata Kelola Pemerintahan Baubau Lebih Transparan
Inspektorat Kota Baubau tingkatkan kapasitas APIP melalui pelatihan dan pendampingan guna perkuat pengawasan internal dan akuntabilitas anggaran.
11 September 2026

Pelaku Persetubuhan Anak Diamankan Polres Buton Utara
Satuan Reskrim Polres Buton Utara menangkap seorang pria yang diduga melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, dengan korban berusia 13 tahun.
11 September 2026

Jaksa Konawe Dapat Penghargaan atas Edukasi Hukum Publik
Dua jaksa Kejari Konawe mendapatkan penghargaan dari media lokal atas peran mereka dalam menyebarkan pemahaman hukum melalui program edukatif.
11 September 2026

11 Pejabat Polri di Sultra Diganti, Fokus pada Peningkatan Kinerja
Sebanyak 11 pejabat utama dan kapolres di Polda Sultra resmi berganti jabatan dalam upacara sertijab yang dipimpin Kapolda.
11 September 2026
Berita Lainnya

Rahasia Telur Orak-Arik Lembut ala Restoran
Jumat, 11 September 2026, 22.48 WITA

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan untuk Kesehatan dan Hemat
Jumat, 11 September 2026, 22.47 WITA

5 Tanda Makanan di Kulkas Sudah Rusak, Jangan Dikonsumsi Lagi
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

Festival Kuliner Serpong Tonjolkan Warisan Rasa Sumatera
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

BYD Putuskan Ubah Strategi Produksi di Malaysia
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

Thailand Siapkan Tarif Tiga Level untuk Kendaraan Listrik
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

iPhone 18 Pro Hadirkan Revolusi Kecerdasan dan Performa
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA

iPhone Duo Hadirkan Revolusi Layar Lipat dengan Fitur Unggulan
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA


