Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rehabilitasi Total SDN 09 dan 11 Kebayoran Lama Dimulai

Pembongkaran fisik gedung SDN 09 dan 11 Kebayoran Lama Selatan resmi dimulai untuk disiapkan pembangunan kompleks baru bertingkat dengan anggaran Rp48,1 miliar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 16.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rehabilitasi Total SDN 09 dan 11 Kebayoran Lama Dimulai📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pembongkaran fisik bangunan SD Negeri 09 dan 11 Kebayoran Lama Selatan secara resmi dimulai pada Rabu pagi, sejak pukul 09.00 WIB, sebagai langkah awal dalam program rehabilitasi total. Proses penghancuran dimulai dari struktur atap, dengan sejumlah pekerja mulai melepas genteng satu per satu. Aktivitas ini merupakan bagian dari rencana strategis pemerintah provinsi untuk mengganti infrastruktur sekolah yang rusak parah akibat ambruknya atap empat ruang kelas di SDN 09 pada 27 November 2024, saat masa pemilihan kepala daerah.

Kegiatan pembenahan ini dilakukan sebagai respons mendesak atas kondisi bangunan yang tidak layak huni dan mengancam keselamatan siswa. Dalam waktu dekat, seluruh aktivitas belajar mengajar akan dipindahkan ke tempat sementara hingga pembangunan gedung baru selesai. Kompleks baru nantinya akan mengintegrasikan kedua sekolah dalam satu struktur bertingkat, memenuhi standar fasilitas pendidikan modern dan memudahkan pengelolaan administratif serta sarana pendidikan bersama.

Anggaran sebesar Rp48,1 miliar telah dialokasikan secara khusus untuk pembangunan kompleks tersebut. Proyek ini ditargetkan dimulai pada September 2026, dengan estimasi waktu penyelesaian sekitar 10 bulan hingga satu tahun, tergantung pada proses izin dan kondisi lapangan. Konsep vertikal dipilih untuk mengoptimalkan penggunaan lahan di kawasan padat penduduk dan memastikan ketersediaan ruang kelas yang memadai di masa depan.

Pemerintah DKI Jakarta menegaskan bahwa keselamatan siswa menjadi prioritas utama, dan semua langkah yang diambil telah melalui evaluasi teknis dan perencanaan matang. Dengan integrasi gedung baru, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan. Seluruh proses rehabilitasi dilakukan secara transparan, dengan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan kualitas dan kecepatan pelaksanaan sesuai rencana.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya