Rp456 Miliar Disuntikkan untuk Lanjutkan 12 Titik LRT City
Dana Rp456 miliar dari BPI Danantara digunakan untuk melanjutkan pembangunan 12 titik proyek LRT City yang sempat mandek, dengan tenggat penyelesaian hingga 1 Oktober 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 22.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah melalui Badan Pengatur BUMN (BP BUMN) resmi menyalurkan dana sebesar Rp456 miliar kepada proyek LRT City untuk mengatasi keterlambatan pembangunan yang telah berlangsung bertahun-tahun. Dana tersebut berasal dari BPI Danantara dan akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan di 12 lokasi yang sebelumnya terhenti. Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf, menegaskan bahwa seluruh unit yang terdampak akan dievaluasi secara menyeluruh guna menentukan kelayakan dilanjutkan.
Beberapa titik proyek bahkan belum pernah mengalami proses konstruksi sama sekali, sementara yang lainnya hanya mencapai tahap awal. Dalam pertemuan terkini dengan perwakilan konsumen, perwakilan Adhi Karya, dan ADCP, Aminuddin menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemulihan proyek. Ia menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah memastikan seluruh unit yang belum diserahterimakan dapat diketahui jumlah dan kondisinya secara akurat.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk., sebagai pengembang utama, diberi batas waktu hingga 1 Oktober 2026 untuk menyelesaikan inventarisasi unit yang belum selesai. Setelah itu, akan dilakukan pertemuan finalisasi antara 10 hingga 15 Oktober 2026 untuk menyusun rencana pemulihan dan penyelesaian proyek secara keseluruhan. Hingga saat ini, belum ada kebijakan formal terkait pengembalian dana atau refund bagi para konsumen yang telah membayar.
Aminuddin juga menyatakan rencana kunjungan langsung ke seluruh lokasi LRT City dalam waktu dekat. Tujuannya adalah melakukan identifikasi lapangan secara langsung guna menilai kelayakan tiap titik untuk dilanjutkan pembangunannya. Evaluasi ini menjadi fondasi penting bagi keputusan akhir tentang arah pengembangan proyek.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Hingga 2029
Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2029 dan naikkan nilai tukar nelayan ke angka 120 pada 2027.
15 September 2026

Penyelesaian Proyek LRT City Harus Lindungi Konsumen
BP BUMN dan Danantara menekankan penyelesaian proyek LRT City harus berbasis perlindungan konsumen, terutama pembeli rumah pertama yang belum terima unit.
15 September 2026

PLN Percepat Elektrifikasi 105 Desa di Kaltim dengan Jaringan Baru
PLN Unit Induk Distribusi Kaltimra menyelesaikan pembangunan jaringan listrik untuk 105 desa, termasuk 20 lokasi di Kutai Barat, dengan target selesai Maret 2027.
15 September 2026

AHY Soroti Tantangan Utama Pembangunan Giant Sea Wall
Menteri Koordinator Infrastruktur sebut Teluk Jakarta hingga Demak jadi fokus utama dalam proyek tanggul laut sepanjang 575 km di Pantura Jawa.
15 September 2026
Berita Lainnya

Chery Perkenalkan Robot Keamanan dan Perawat di IFA 2026
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

BYD Siap Uji Coba Mobil Baterai Solid-State Tahun Depan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

iPhone, Mac, dan Apple Watch Terintegrasi untuk Produktivitas Maksimal
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

MacBook Unggul di Efisiensi, Integrasi, dan Keamanan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

Menghidupkan Kenangan 80-an Lewat AI dalam Satu Perintah
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Harga iPhone di Indonesia: Bukan Hanya Soal Pajak
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Trump dan Huang Dorong Percepatan AI Tanpa Regulasi Berlebihan
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

Purbaya Serahkan Jabatan, Air Baltic Ajukan Kebangkrutan
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA


