Penyelesaian Proyek LRT City Harus Lindungi Konsumen
BP BUMN dan Danantara menekankan penyelesaian proyek LRT City harus berbasis perlindungan konsumen, terutama pembeli rumah pertama yang belum terima unit.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 19.32 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemimpin BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan proyek LRT City harus dilakukan dengan prinsip utama tidak merugikan konsumen. Ia menekankan bahwa kesalahan terjadi dari internal perusahaan BUMN, bukan dari pihak pembeli, terlebih bagi mereka yang membeli rumah pertama kali. Penyelesaian harus menjamin keadilan dan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terdampak.
Saat ini, dari total sekitar 5.400 unit yang terjual, baru 3.000 unit yang telah diserahkan kepada pembeli. Sisanya, sekitar 2.400 unit, masih belum bisa diserahkan karena berbagai kendala teknis dan manajerial. Dony menegaskan bahwa penyelesaian harus mencakup seluruh unit yang belum diserahkan, tanpa pengecualian, serta memperhatikan kesejahteraan masyarakat yang telah memenuhi kewajiban pembayaran.
Untuk menentukan langkah konkret, Danantara akan menggelar dialog dengan perwakilan konsumen dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman. Pertemuan ini menjadi forum penting untuk menyepakati opsi penyelesaian, baik melalui penyelesaian pembangunan, pengembalian dana, maupun mekanisme kompensasi lain yang sesuai. Adhi Karya juga diminta menyusun perhitungan biaya dan rencana bisnis yang komprehensif sebagai dasar keputusan.
Dony menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi proyek yang bermasalah ini dibiarkan mengambang. Ia menegaskan bahwa penyelesaian harus segera terealisasi, baik melalui pelunasan dana maupun pembangunan yang rampung. “Ini harus diselesaikan, tidak boleh dibiarkan mangkrak,” tegasnya, menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap BUMN harus dipertahankan melalui transparansi dan akuntabilitas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Hingga 2029
Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2029 dan naikkan nilai tukar nelayan ke angka 120 pada 2027.
15 September 2026

PLN Percepat Elektrifikasi 105 Desa di Kaltim dengan Jaringan Baru
PLN Unit Induk Distribusi Kaltimra menyelesaikan pembangunan jaringan listrik untuk 105 desa, termasuk 20 lokasi di Kutai Barat, dengan target selesai Maret 2027.
15 September 2026

AHY Soroti Tantangan Utama Pembangunan Giant Sea Wall
Menteri Koordinator Infrastruktur sebut Teluk Jakarta hingga Demak jadi fokus utama dalam proyek tanggul laut sepanjang 575 km di Pantura Jawa.
15 September 2026

PLN Siapkan Infrastruktur Listrik untuk Dukung Festival Pariwisata Papua
PLN memastikan keandalan listrik selama Festival Danau Sentani 2026 melalui penyiagaan personel dan peralatan di lokasi acara.
14 September 2026
Berita Lainnya

Apple Intelligence Hadirkan Fitur Cerdas di iPhone Terbaru
Selasa, 15 September 2026, 19.42 WITA

iPhone 18 Pro Resmi Meluncur dengan Revolusi Kamera dan AI
Selasa, 15 September 2026, 19.42 WITA

iPhone 18 Pro dan Pro Max: 10 Pertimbangan Sebelum Beli
Selasa, 15 September 2026, 19.41 WITA

Trump Bantah Ancaman AI, Sebut Isu Itu Hoaks
Selasa, 15 September 2026, 19.35 WITA

Samsung Siapkan Galaxy Z Trifold 2 Lebih Cepat
Selasa, 15 September 2026, 19.35 WITA

Purbaya Akui Terganggu Tidur Usai Digantikan
Selasa, 15 September 2026, 19.34 WITA

KPK Tangkap Dirjen BPN, Wamen ATR/BPN Tekankan Koordinasi dan Integritas
Selasa, 15 September 2026, 19.34 WITA

Jakarta Perkuat Kepercayaan Global untuk Investasi 2030
Selasa, 15 September 2026, 19.34 WITA


