Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jakarta Perkuat Kepercayaan Global untuk Investasi 2030

Gubernur DKI Jakarta menegaskan transformasi kota menuju global, hijau, dan tangguh melalui peningkatan kepercayaan publik dan kepastian iklim investasi hingga 2030.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 19.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Jakarta Perkuat Kepercayaan Global untuk Investasi 2030📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan strategi sistemik untuk mempercepat transformasi kota menuju status global, dengan menekankan pentingnya kepercayaan publik dan iklim investasi yang stabil. Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung dalam acara Jakarta Investment Awards 2026 yang berlangsung di Hotel The Westin Jakarta, Senin (14/9/2026). Ia menekankan bahwa kesiapan Jakarta sebagai kota global tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga kepercayaan dari dunia internasional terhadap kenyamanan, keamanan, dan konsistensi kebijakan.

Target jangka panjang Pemprov DKI adalah menempatkan Jakarta dalam 50 besar Global Cities Index pada tahun 2030. Untuk mencapainya, pemerintah fokus pada reformasi birokrasi, khususnya dalam pengurusan perizinan. Proses Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) kini selesai dalam waktu maksimal 15 hari kerja, menandai percepatan yang signifikan. Langkah ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem yang mendukung investasi tanpa mengandalkan dana APBD.

Pertumbuhan investasi mencerminkan efektivitas kebijakan tersebut. Realisasi investasi di Jakarta meningkat dari Rp103 triliun pada 2021 menjadi Rp270 triliun pada 2025, dengan capaian kuartal kedua 2026 mencapai Rp173 triliun. Angka ini memberi kontribusi 17,2% terhadap total investasi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,52%. Pramono menegaskan bahwa kepercayaan publik juga berdampak langsung pada sektor pariwisata dan penyelenggaraan event internasional, seperti konser BTS dan The Weeknd di Jakarta International Stadium.

Kepala Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, mengapresiasi langkah Pemprov DKI dalam menciptakan lingkungan investasi yang lebih transparan dan ramah. Ia menyatakan bahwa investasi berkualitas adalah yang mampu menciptakan nilai berkelanjutan, menumbuhkan lapangan kerja, dan mendorong inovasi lokal. Menurutnya, Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat pertemuan modal, teknologi, talenta, dan ide. Dengan demikian, kota ini tidak perlu memilih antara global, hijau, atau tangguh, melainkan harus mewujudkannya secara bersamaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya