Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Edwin Soeryadjaya Perkuat Kepemilikan Saham SRTG

Edwin Soeryadjaya menambah kepemilikan saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) sebanyak 1,02 juta lembar dengan nilai total Rp1,8 miliar pada September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Edwin Soeryadjaya Perkuat Kepemilikan Saham SRTG📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Komisaris utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), Edwin Soeryadjaya, kembali memperluas posisinya sebagai pemegang saham melalui pembelian saham SRTG sebanyak 1,02 juta lembar pada periode 10–11 September 2026. Transaksi dilakukan dengan harga rata-rata Rp1.815 per saham, membukukan nilai total sebesar Rp1,8 miliar. Pembelian ini merupakan bagian dari strategi investasi jangka panjang yang dilakukan oleh pemegang saham dominan.

Setelah transaksi, kepemilikan Edwin Soeryadjaya di SRTG naik menjadi 35,9%, memperkuat posisinya sebagai pengendali perusahaan. Langkah ini mencerminkan kepercayaan terhadap prospek emiten yang bergerak di sektor properti dan infrastruktur. Transaksi tersebut juga menunjukkan konsistensi dalam memperkuat modal dan pengaruh di perusahaan yang telah menjadi bagian dari portofolio investasinya.

Pembelian ini bukan kali pertama dilakukan oleh Edwin dalam kurun waktu dekat. Pada awal Februari 2026, ia telah menambah kepemilikan sebanyak 1,53 juta saham, terdiri dari 488.700 lembar pada 2 Februari dengan harga Rp1.629 per saham, dan 1.045.000 lembar pada 4 Februari dengan harga rata-rata Rp1.608 per saham. Kedua transaksi tersebut juga dilakukan secara bertahap untuk memperkuat basis kepemilikan tanpa menimbulkan dampak signifikan terhadap likuiditas pasar.

Seluruh saham yang dibeli merupakan saham biasa dan diperoleh secara langsung di pasar modal. Tidak ada indikasi adanya transaksi khusus atau pengalihan hak, serta semua aktivitas telah dilaporkan secara transparan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuan utama dari pembelian ini tetap pada aspek investasi jangka panjang, tanpa adanya rencana perubahan struktur manajemen atau operasional perusahaan dalam waktu dekat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya