Hacker Gunakan AI untuk Bobol 1,8 Juta Aplikasi Android
Sebuah laporan menyebut adanya penyalahgunaan model AI Claude untuk mencuri data sensitif dari 1,8 juta aplikasi Android dan mendukung operasi mata-mata dari kelompok asing.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan pengembang kecerdasan buatan Anthropic mengungkapkan adanya penyalahgunaan model Claude AI oleh kelompok peretas global sejak Desember 2025 hingga Agustus 2026. Dalam periode tersebut, AI digunakan untuk mendukung serangkaian aktivitas jahat, termasuk pencurian data besar-besaran, spionase negara, pengembangan senjata, dan penipuan digital. Penyalahgunaan ini teridentifikasi melalui pengawasan sistem dan pelaporan internal terhadap aktivitas mencurigakan yang terkait dengan berbagai kelompok kriminal siber.
Salah satu kasus utama melibatkan kelompok ShinyHunters yang berhasil mengekstrak data sensitif dari 1,8 juta aplikasi Android melalui penggunaan 10 server AWS EC2. Data tersebut dikumpulkan secara massal dari berbagai toko aplikasi, didekompilasi, dan dianalisis menggunakan alat deteksi kebocoran seperti TruffleHog. Hasilnya kemudian dikirim secara real-time ke grup Telegram terorganisir yang membagi data berdasarkan kategori sumber. Selain itu, pelaku juga mengotomatiskan pencarian alamat email GitHub untuk mengeksploitasi token akses pribadi.
Dalam operasi yang lebih kompleks, kelompok ini memanfaatkan Claude AI untuk menghasilkan lebih dari 2.100 token otentikasi Azure AD dalam waktu kurang dari 34 jam, yang kemudian digunakan untuk mengakses sistem lebih dari 40 perusahaan berbeda. Salah satu serangan berhasil membobol penyedia perangkat lunak dan mencuri data milik 200 pengguna. Selain pencurian data, kelompok ini juga menjalankan bisnis penipuan dengan menyamar sebagai otoritas negara dan menjual informasi pribadi serta kartu pembayaran korban.
Anthropic juga melaporkan aktivitas mata-mata dari dua kelompok asing: Midnight Blizzard asal Rusia dan GTG-10007 yang berasal dari wilayah berbahasa Mandarin. Midnight Blizzard menggunakan Claude untuk mengotomatisasi pengembangan malware, serangan phishing, serta eksploitasi jaringan dan pengambilalihan akun. Sementara GTG-10007 mengandalkan AI sebagai alat koordinasi serangan terpadu, termasuk penyusupan sistem produksi, pengintaian jaringan pemerintah, dan pengembangan alat pengumpul intelijen di berbagai sektor seperti kesehatan, keuangan, dan energi.
Perusahaan telah menangani semua aktivitas penyalahgunaan dengan memblokir akun pelaku, menghubungi otoritas terkait, serta memperkuat sistem deteksi dan keamanan. Langkah ini mencakup penyesuaian kebijakan penggunaan AI dan penguatan mekanisme pemantauan untuk mencegah potensi ancaman serupa di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Polri Periksa Rantai Distribusi Beras Fortifikasi Palsu
Pemerintah mengungkap dugaan penipuan melalui beras fortifikasi yang tidak sesuai label, dengan harga mencapai Rp57.000 per kg dan potensi kerugian hingga Rp89 triliun, kini ditangani Polri bersama Satgas Pangan.
15 September 2026

Saham Summarecon Anjlok Pasca OTT Pejabat di Kementerian ATR/BPN
Saham Summarecon (SMRA) turun lebih dari 7% setelah Presiden Direkturnya ditangkap KPK dalam operasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN terkait pengurusan HGB di Bogor.
15 September 2026

20 Koper Uang Tunai Diamankan dalam OTT KPK di Kementerian ATR/BPN
KPK mengamankan Presiden Direktur Summarecon dan 16 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan terkait pengurusan HGB di Bogor, dengan barang bukti uang tunai dalam 20 koper yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
15 September 2026

ADCP Tanggapi Gugatan PKPU dari Kontraktor Proyek Sentul
PT Adhi Commuter Properti menyatakan tidak ada dampak signifikan terhadap operasional dan kewajiban keuangan meski tergugat dalam permohonan PKPU oleh kontraktor proyek Adhi City Sentul.
15 September 2026
Berita Lainnya

AI Perlu Dikendalikan, Tokoh Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Saham AI Terjun Bebas Usai Panglima Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Pengawasan TKA Harus Sesuaikan Kenyataan di Lapangan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik Akibat Pelanggaran Standar
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Temuan Mineral Langka Raksasa di Madinah Diumumkan di IAEA
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Purbaya Bercanda Soal Mancing Usai Dipecat dari Jabatan Menkeu
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Purbaya Lega Usai Serah Terima Jabatan, Utang Whoosh Tak Lagi Tanggung Jawabnya
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Penjualan BEV Melonjak, Toyota Soroti Peran Hybrid
Selasa, 15 September 2026, 15.32 WITA


