Purbaya Bercanda Soal Mancing Usai Dipecat dari Jabatan Menkeu
Mantan Bendahara Negara Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana setelah hengkang dari jabatan menteri dengan bercanda soal memancing di kolam belakang rumah sambil merenung, sambil menegaskan tidak ingin kembali ke kabinet.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru saja melepas jabatan sebagai Menteri Keuangan, mengungkapkan rencana masa depannya dengan nada bercanda usai serah terima jabatan di kantor Kementerian Keuangan. Ia menyebut akan kembali ke rumah dan memanfaatkan kolam ikan yang ada di halaman belakang untuk aktivitas memancing. Ungkapan itu disampaikannya sambil tertawa, menambahkan bahwa ia akan memancing sambil merenung, termasuk mempertanyakan alasan dirinya dipecat dari posisi strategis tersebut.
Ia menegaskan bahwa keputusan untuk tidak kembali ke dunia politik atau pemerintahan bukanlah keputusan mendadak, melainkan hasil dari pertimbangan matang. Purbaya menyatakan bahwa sebelum menjabat sebagai Menkeu, ia sudah hampir memasuki masa pensiun saat masih aktif di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia menilai, masa jabatannya selama satu tahun di kementerian telah cukup sebagai kontribusi.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan kembali menjadi menteri dalam waktu dekat, Purbaya menjawab dengan tegas bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi. Ia menolak secara tegas tawaran untuk kembali ke jabatan menteri, bahkan menegaskan bahwa baru saja dipecat, sehingga mustahil kembali secara cepat. Jawaban itu disampaikan dengan nada santai, namun tetap menunjukkan kejelasan sikap.
Dalam sesi singkat dengan awak media, Purbaya menekankan bahwa dirinya kini ingin fokus pada kehidupan pribadi dan menikmati waktu setelah masa dinas publik yang panjang. Ia menegaskan bahwa keputusan pensiun bukan karena tekanan, melainkan karena keinginan pribadi untuk menjalani masa pensiun dengan tenang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Saham AI Terjun Bebas Usai Panglima Teknologi Serukan Perlambatan
Penurunan tajam saham perusahaan AI dan semikonduktor terjadi setelah tokoh utama industri menyerukan penghentian sementara pengembangan teknologi untuk menghindari risiko kehilangan kendali manusia.
15 September 2026

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik Akibat Pelanggaran Standar
Pemerintah menarik 25 merek beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar, mencabut izin peredarannya, dan menegaskan larangan konsumsi demi melindungi masyarakat dari penipuan harga dan kandungan.
15 September 2026

Purbaya Lega Usai Serah Terima Jabatan, Utang Whoosh Tak Lagi Tanggung Jawabnya
Mantan Menteri Keuangan menyampaikan kelegaan setelah tidak lagi menangani utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan dicicil selama 80 tahun.
15 September 2026

Pengalihan Saham BUMN di KCIC Tetap Berjalan
Meski terjadi pergantian menteri keuangan, proses pengalihan saham BUMN di KCIC tetap berjalan sesuai rencana tanpa hambatan.
15 September 2026
Berita Lainnya

AI Perlu Dikendalikan, Tokoh Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Hacker Gunakan AI untuk Bobol 1,8 Juta Aplikasi Android
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Pengawasan TKA Harus Sesuaikan Kenyataan di Lapangan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Polri Periksa Rantai Distribusi Beras Fortifikasi Palsu
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Temuan Mineral Langka Raksasa di Madinah Diumumkan di IAEA
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Penjualan BEV Melonjak, Toyota Soroti Peran Hybrid
Selasa, 15 September 2026, 15.32 WITA

Edwin Soeryadjaya Perkuat Kepemilikan Saham SRTG
Selasa, 15 September 2026, 15.32 WITA

Saham Summarecon Anjlok Pasca OTT Pejabat di Kementerian ATR/BPN
Selasa, 15 September 2026, 15.32 WITA


