IHSG Melemah 1,13% ke Level 6.461 di Akhir Sesi Selasa
Indeks Harga Saham Gabungan turun 73,54 poin atau 1,13% ke posisi 6.461 pada penutupan perdagangan Selasa, dipengaruhi tekanan pasar global dan koreksi domestik.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di level 6.461 pada sesi perdagangan Selasa sore, menunjukkan penurunan signifikan sebesar 73,54 poin atau 1,13% dibandingkan penutupan sebelumnya. Gerakan turun ini mencerminkan tekanan jual yang cukup kuat di tengah dinamika pasar global yang tidak kondusif, dengan sebagian besar bursa utama di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat bergerak dalam zona merah.
Volume perdagangan mencapai 26,41 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp12,69 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup tinggi meski berada dalam tren pelemahan. Dari total saham yang diperdagangkan, 312 saham menguat, 314 saham terkoreksi, dan 165 lainnya bergerak datar, menunjukkan dominasi penurunan dibandingkan penguatan.
Delapan dari 11 sektor utama mengalami penurunan, dengan sektor industri menjadi yang paling terdampak dengan penurunan 1,16%. Sementara tiga sektor berhasil menguat, di antaranya sektor barang konsumen non primer yang naik 0,53% sebagai penguat terbesar. Pergerakan sektor ini menjadi satu-satunya penopang positif di tengah koreksi luas yang terjadi di pasar modal domestik.
Dalam konteks regional, pasar saham Asia menunjukkan tekanan berkelanjutan. Indeks Hang Seng Composite di Hong Kong turun 1,00%, Shanghai Composite melemah 0,54%, Nikkei 225 di Jepang terkoreksi tipis 0,01%, dan indeks Straits Times di Singapura turun 1,47%. Di Eropa, indeks DAX Jerman dan FTSE 100 Inggris masing-masing melemah 0,82% dan 0,84%. Di Amerika Serikat, tiga indeks utama—S&P 500, NASDAQ Composite, dan Dow Jones—juga bergerak merah dengan penurunan masing-masing 0,48%, 0,56%, dan 0,29%.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Akui Terganggu Tidur Usai Digantikan
Mantan Menteri Keuangan mengungkapkan kesulitan tidur setelah pergantian jabatan mendadak, namun kini mulai tenang menyusul penyerahan tugas kepada penggantinya.
15 September 2026

Jakarta Perkuat Kepercayaan Global untuk Investasi 2030
Gubernur DKI Jakarta menegaskan transformasi kota menuju global, hijau, dan tangguh melalui peningkatan kepercayaan publik dan kepastian iklim investasi hingga 2030.
15 September 2026

Rupiah Terus Melemah, Tekanan Global dan Kenaikan Suku Bunga Picu Penurunan
Rupiah mengalami pelemahan empat hari beruntun hingga menyentuh Rp17.685 per dolar AS, didorong penguatan greenback global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
15 September 2026

RATU Percepat Akuisisi Aset Produksi di 2027
Perseroan menargetkan minimal satu akuisisi tahun depan, fokus pada aset berproduksi, sambil memanfaatkan private placement untuk dukung modal kerja dan ekspansi.
15 September 2026
Berita Lainnya

Apple Intelligence Hadirkan Fitur Cerdas di iPhone Terbaru
Selasa, 15 September 2026, 19.42 WITA

iPhone 18 Pro Resmi Meluncur dengan Revolusi Kamera dan AI
Selasa, 15 September 2026, 19.42 WITA

iPhone 18 Pro dan Pro Max: 10 Pertimbangan Sebelum Beli
Selasa, 15 September 2026, 19.41 WITA

Trump Bantah Ancaman AI, Sebut Isu Itu Hoaks
Selasa, 15 September 2026, 19.35 WITA

Samsung Siapkan Galaxy Z Trifold 2 Lebih Cepat
Selasa, 15 September 2026, 19.35 WITA

KPK Tangkap Dirjen BPN, Wamen ATR/BPN Tekankan Koordinasi dan Integritas
Selasa, 15 September 2026, 19.34 WITA

Gagalkan Penyelundupan Emas 29 Kg di Empat Bandara
Selasa, 15 September 2026, 19.34 WITA

Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Hingga 2029
Selasa, 15 September 2026, 19.33 WITA


