Purbaya Lega Setelah Serah Terima Jabatan Menkeu
Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan lega tak lagi memikul beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung setelah serah terima jabatan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rasa lega setelah resmi menyerahkan jabatan sebagai menteri keuangan dalam upacara serah terima di Kementerian Keuangan, Jakarta. Ia menegaskan bahwa kini tidak lagi menjadi pihak yang harus menghadapi tantangan keuangan terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, atau Whoosh, yang dikenal dengan kewajiban utang jangka panjang.
Ia menyoroti bahwa beban cicilan proyek tersebut telah direstrukturisasi hingga mencapai masa 80 tahun, sehingga beban tahunan berada pada kisaran Rp1 triliun per tahun, meski tidak selalu konstan. Menurut Purbaya, meski total utang besar, penyebaran cicilan dalam jangka waktu panjang membuatnya terasa lebih dapat dikelola oleh negara. Ia menyebut bahwa keberlanjutan pembayaran tetap bisa dijamin meski di masa depan pemerintah telah berubah.
Proyek Whoosh yang dibangun dengan nilai investasi total US$7,2 miliar atau sekitar Rp116,54 triliun, mengalami kenaikan dari proposal awal sebesar US$5,13 miliar yang diajukan China pada 2015. Sebagian besar pendanaan, yakni 75 persen, berasal dari pinjaman dari China Development Bank, sementara sisanya berasal dari modal pemegang saham yang terdiri dari PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (60 persen) dan Beijing Yawan HSR Co Ltd (40 persen).
Pada 15 September 2026, pengelolaan kewajiban utang Whoosh akan dialihkan dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ke Kementerian Keuangan. Penanganan kewajiban ini kemungkinan besar akan dilakukan melalui entitas khusus seperti Special Mission Vehicle (SMV) atau Indonesia Investment Authority (INA). Purbaya menegaskan bahwa entitas tersebut tidak perlu mencari investor baru karena kemampuan keuangan yang tersedia dinilai cukup untuk menangani pembayaran cicilan secara berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Akui Terganggu Tidur Usai Digantikan
Mantan Menteri Keuangan mengungkapkan kesulitan tidur setelah pergantian jabatan mendadak, namun kini mulai tenang menyusul penyerahan tugas kepada penggantinya.
15 September 2026

Jakarta Perkuat Kepercayaan Global untuk Investasi 2030
Gubernur DKI Jakarta menegaskan transformasi kota menuju global, hijau, dan tangguh melalui peningkatan kepercayaan publik dan kepastian iklim investasi hingga 2030.
15 September 2026

Rupiah Terus Melemah, Tekanan Global dan Kenaikan Suku Bunga Picu Penurunan
Rupiah mengalami pelemahan empat hari beruntun hingga menyentuh Rp17.685 per dolar AS, didorong penguatan greenback global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
15 September 2026

RATU Percepat Akuisisi Aset Produksi di 2027
Perseroan menargetkan minimal satu akuisisi tahun depan, fokus pada aset berproduksi, sambil memanfaatkan private placement untuk dukung modal kerja dan ekspansi.
15 September 2026
Berita Lainnya

Apple Intelligence Hadirkan Fitur Cerdas di iPhone Terbaru
Selasa, 15 September 2026, 19.42 WITA

iPhone 18 Pro Resmi Meluncur dengan Revolusi Kamera dan AI
Selasa, 15 September 2026, 19.42 WITA

iPhone 18 Pro dan Pro Max: 10 Pertimbangan Sebelum Beli
Selasa, 15 September 2026, 19.41 WITA

Trump Bantah Ancaman AI, Sebut Isu Itu Hoaks
Selasa, 15 September 2026, 19.35 WITA

Samsung Siapkan Galaxy Z Trifold 2 Lebih Cepat
Selasa, 15 September 2026, 19.35 WITA

KPK Tangkap Dirjen BPN, Wamen ATR/BPN Tekankan Koordinasi dan Integritas
Selasa, 15 September 2026, 19.34 WITA

Gagalkan Penyelundupan Emas 29 Kg di Empat Bandara
Selasa, 15 September 2026, 19.34 WITA

Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Hingga 2029
Selasa, 15 September 2026, 19.33 WITA


