Tim Gabungan Padamkan Karhutla 6 Hektare di Samarinda
Tim tanggap darurat berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas enam hektare di Samarinda setelah tiga hari penanganan intensif dengan tantangan cuaca ekstrem dan medan sulit.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.19 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kebakaran lahan seluas enam hektare di wilayah Kota Samarinda berhasil dipadamkan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur. Proses pemadaman berlangsung selama tiga hari berturut-turut, dimulai sejak Jumat (28/8) hingga Minggu (30/8), menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem dan angin kencang yang memperparah penyebaran api. Kepala Pelaksana BPBD Kaltim menekankan bahwa operasi ini merupakan ujian ketahanan fisik dan mental bagi petugas di lapangan.
Pemadaman dilakukan secara bertahap, dengan fokus utama pada tiga titik api utama. Titik pertama berada di Jalan Pembangunan RT 24, Kelurahan Makroman, yang berhasil dikendalikan pukul 22.05 WITA setelah petugas berjibaku selama delapan jam di tengah asap tebal dan suhu tinggi. Titik kedua, di Jalan Pelita 8, Kelurahan Pulau Atas, terbakar seluas satu hektare dan berhasil dipadamkan pukul 19.19 WITA. Kedua lokasi ini memiliki akses yang relatif mudah, namun tantangan tetap tinggi karena vegetasi kering dan cepat terbakar.
Titik ketiga, yang berada di Jalan Poros menuju TPA Sambutan (Pelita 7), menjadi yang paling sulit karena lokasinya di medan jurang terjal tanpa akses jalan darat. Tim harus menggunakan pendekatan khusus, termasuk pemantauan dari udara menggunakan drone hingga pukul 20.30 WITA untuk memastikan tidak ada bara api yang menjalar ke pemukiman warga. Strategi ini menjadi kunci dalam mencegah eskalasi kebakaran ke area permukiman padat.
Pada hari terakhir, tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD menangani api di semak belukar seluas satu hektare di Jalan Kenangan Indah RT 06, Makroman, hingga berhasil dipadamkan pukul 20.00 WITA. Kegiatan pemadaman ini menunjukkan sinergi kuat antara BPBD Provinsi dan Kota Samarinda, TNI, Polri, serta tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Makroman. Upaya kolaboratif ini menjadi fondasi utama keberhasilan penanganan darurat.
Menyikapi kejadian tersebut, pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk menghentikan seluruh aktivitas membakar lahan secara permanen. Selain itu, masyarakat juga diminta memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan demi melindungi kesehatan dari dampak asap. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk upaya pencegahan dini terhadap kebakaran lahan yang dapat mengancam keselamatan dan kualitas hidup bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Smartphone Redmi Note 17 Pro Max resmi akan diluncurkan di Indonesia pada 16 September dengan baterai 10.000mAh dan fitur tahan air serta benturan ekstrem.
14 September 2026

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.
14 September 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026
Berita Lainnya

Konten Kreator Kantong Merah Merambah Pungut Sampah di Kota Kendari
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Cuaca Ekstrem Berdampak pada Harga Ikan di Pasar Tradisional
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Rumah Bordil dan Alkohol Tradisional Tersembunyi di Sultra
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA


