12 Wilayah Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat dan angin kencang, didorong dinamika atmosfer lokal meski kondisi umum cenderung kering akibat El Nino dan IOD positif.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di 12 wilayah Indonesia pada hari Selasa (14/10). Peringatan ini menyertai ancaman angin kencang di beberapa daerah, terutama di pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Meski curah hujan secara umum masih rendah hingga menengah di sebagian besar wilayah, kondisi atmosfer regional memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal.
Fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) positif tetap menjadi faktor dominan yang menghambat pembentukan awan hujan secara luas. Berdasarkan data Dasarian II Oktober 2026, sekitar 66,09 persen wilayah mengalami curah hujan kategori rendah (0–50 mm/dasarian), sementara 32,67 persen berada pada kategori menengah (50–150 mm/dasarian). Dalam kondisi ini, risiko kekeringan meteorologis tetap menjadi perhatian khusus di daerah yang mengalami defisit curah hujan berkelanjutan.
Namun, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial di Kalimantan Utara serta zona perlambatan dan pertemuan angin di wilayah Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan, dan Papua menciptakan peluang terjadinya hujan lokal yang intens. Suhu muka laut yang relatif hangat turut mendukung peningkatan kelembapan dan pembentukan awan hujan. Hal ini menjadikan beberapa daerah berpotensi mengalami hujan lebat dalam waktu singkat, disertai petir dan angin kencang, meski secara umum kondisi cuaca nasional masih cenderung kering.
Daerah yang masuk dalam peringatan hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Banten, Jawa Barat, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, serta Sumatera Utara. Sementara itu, wilayah yang berpotensi angin kencang meliputi Bali, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Lampung, dan Sulawesi Selatan. Masyarakat di daerah-daerah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

