Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Anak-anak Hartono Puncaki Daftar Kekayaan Indonesia

Empat anak mendiang Michael Bambang Hartono kini memiliki kekayaan bersih US$3,9 miliar, melampaui sejumlah taipan senior seperti Martua Sitorus dan Mochtar Riady berdasarkan data Forbes per 14 September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 19.31 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Anak-anak Hartono Puncaki Daftar Kekayaan Indonesia📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Empat anak mendiang Michael Bambang Hartono, pendiri kerajaan bisnis keluarga Hartono, kini menduduki posisi unggul dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan pembaruan Real-Time Billionaires Forbes pada 14 September 2026, masing-masing dari mereka memiliki kekayaan bersih sekitar US$3,9 miliar, setara Rp68,83 triliun dengan asumsi kurs Rp17.650 per dolar AS. Angka ini sedikit turun dari puncak sebelumnya di US$4,1 miliar, mencerminkan fluktuasi pasar harian saham.

Kekayaan utama berasal dari kepemilikan saham di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang menjadi fondasi kekayaan keluarga sejak akuisisi pasca-krisis ekonomi Asia 1997–1998. Sebanyak 49% saham Michael Hartono di PT Dwimuria Investama Andalan (DIA), perusahaan induk pemegang kendali BBCA, dibagi merata kepada keempat anaknya. Masing-masing mendapatkan nilai saham setidaknya US$2,93 miliar, setara Rp52,38 triliun dengan kurs Rp17.879 per dolar AS.

Ketiga anak tersebut kini menjabat dalam posisi strategis di perusahaan inti keluarga. Roberto Setiabudi Hartono menjabat presiden komisaris PT Hartono Istana Teknologi, perusahaan di balik merek elektronik Polytron yang kini memperluas bisnis ke mobil listrik sejak 2025. Stefanus Wijaya Hartono dan Tessa Natalia Hartono masing-masing menjabat sebagai komisaris di Djarum, produsen rokok kretek cengkih terbesar di Tanah Air. Vanessa Ratnasari Hartono juga terlibat aktif dalam struktur kepemimpinan perusahaan keluarga.

Kenaikan kekayaan ini memungkinkan mereka melampaui sejumlah tokoh bisnis senior. Menurut data Forbes pada 14 September 2026, kekayaan masing-masing anak Hartono melebihi Martua Sitorus (US$3,5 miliar), Mochtar Riady dan keluarga (US$2 miliar), Peter Sondakh (US$3,2 miliar), Djoko Susanto (US$1,9 miliar), Hermanto Tanoko (US$1,5 miliar), serta Bachtiar Karim (US$1,6 miliar). Meski Martua Sitorus sempat menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia pada 2024 dengan kekayaan US$3,4 miliar, kini posisinya tergeser. Sementara itu, Mochtar Riady dikenal sebagai pendiri Grup Lippo yang bergerak di sektor perbankan, properti, dan kesehatan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya