Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asep Edi Suheri Jabat Irwasum, Dadang Hartanto Pimpin Metro Jaya

Komjen Asep Edi Suheri resmi menjabat Irwasum Polri menggantikan Wahyu Widada, sementara Irjen Dadang Hartanto ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya dalam rotasi jabatan besar di Mabes Polri.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Asep Edi Suheri Jabat Irwasum, Dadang Hartanto Pimpin Metro Jaya📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kepolisian Republik Indonesia melakukan penataan struktur kepemimpinan tingkat tinggi melalui mutasi besar-besaran di Mabes Polri. Komisaris Jenderal Asep Edi Suheri secara resmi menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), menggantikan Komjen Wahyu Widada yang dipindahkan ke Kementerian ATR/BPN. Posisi Irwasum yang sebelumnya kosong setelah pergantian Wahyu Widada kini dipercayakan kepada Asep, yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya.

Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang dikeluarkan pada 2 Oktober 2026. Di sisi lain, jabatan Kapolda Metro Jaya yang ditinggalkan Asep Edi Suheri kini diserahkan kepada Irjen Dadang Hartanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Maluku. Perubahan ini merupakan bagian dari rencana strategis internal Polri untuk memperkuat kinerja operasional dan penataan karier personel.

Selain jabatan utama di Mabes, sejumlah posisi kunci juga mengalami pergantian. Irjen Asep Safrudin kini menjabat Kabareskrim menggantikan Komjen Syahardiantono, sedangkan Irjen Herry Heryawan menempati jabatan Kepala Baharkam. Sementara itu, Irjen Dedy Kusuma Bakti menjadi Kabaintelkam, dan Irjen Rudi Darmoko menduduki posisi Kalemdiklat. Secara keseluruhan, 88 personel mengalami mutasi, termasuk 19 Kapolda dari berbagai wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, serta wilayah lainnya.

Dalam keterangan resmi, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang menjaga kesinambungan tugas dan memberikan ruang pengembangan karier. Sebanyak 70 personel mendapat promosi, 21 di antaranya naik pangkat, sementara sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah mengalami penyesuaian jenjang jabatan. Johnny berharap semua pejabat baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja secara optimal demi pelayanan publik yang lebih baik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya