Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sinematografer Fjord Hadirkan Master Class di Jakarta 1 November

Sinematografer Tudor Vladimir Panduru akan menggelar Master Class di Jakarta pada 1 November 2026 sebagai bagian dari rangkaian Jakarta World Cinema.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Sinematografer Fjord Hadirkan Master Class di Jakarta 1 November📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sinematografer Tudor Vladimir Panduru, yang membawa film *Fjord* meraih penghargaan utama Palme d'Or di Festival Film Cannes 2026, dipastikan hadir dalam acara Jakarta World Cinema (JWC) 2026. Ia akan menjadi pembicara utama dalam sesi Master Class yang digelar secara langsung di Jakarta pada 1 November, bertepatan dengan perhelatan festival film internasional tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya JWC untuk memperkaya pemahaman kreatif para sineas muda melalui pengetahuan langsung dari praktisi global.

Dalam siaran video yang disiarkan saat konferensi pers di Jakarta Pusat, Panduru menyampaikan antusiasmenya atas kesempatan berbagi pengalaman di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk berbagi teknik sinematografi, tetapi juga untuk membangun jaringan kreatif lintas budaya. Ia mengajak para penonton dan calon sineas untuk menyaksikan pemutaran langsung film *Fjord* yang menjadi pembuka JWC 2026, yang akan berlangsung mulai 31 Oktober hingga 7 November.

Festival yang digelar secara hybrid melalui CGV Indonesia dan platform KlikFilm ini menyuguhkan 207 film dari 69 negara. Selain *Fjord*, film penutup festival, *Inherit* karya Banjong Pisanthanakun dari Thailand, juga akan diputar perdana di Indonesia. JWC 2026 menghadirkan beragam program, termasuk Icon, Discovery, Spotlight Asia, World Cinema, dan berbagai program pendukung seperti KlikFilm Class serta kompetisi film pendek.

Pihak panitia, melalui Director of Public Affairs Razka Robby Ertanto, mengimbau para pelaku industri kreatif untuk mengikuti perkembangan informasi terkini melalui media sosial resmi JWC. Ia menekankan bahwa edisi kelima JWC menjadi momentum penting dengan kembali menggelar sesi Master Class secara offline, menandai komitmen festival untuk memperkuat ekosistem film lokal dan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya