Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kemenhub Jamin Tiket Pesawat Nataru 2026 Terjangkau

Kemenhub menegaskan harga tiket pesawat selama Nataru 2026 tetap terjangkau berkat stimulus PPN DTP dan penyesuaian biaya operasional lainnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kemenhub Jamin Tiket Pesawat Nataru 2026 Terjangkau📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan memastikan tiket penerbangan domestik pada periode Natal dan Tahun Baru 2026 tetap terjangkau bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga aksesibilitas transportasi saat musim liburan tinggi. Direktur Angkutan Udara Kemenhub menegaskan bahwa keterjangkauan harga tiket telah menjadi prioritas utama, terutama menyusul meningkatnya permintaan perjalanan udara di akhir tahun.

Salah satu instrumen utama yang digunakan adalah stimulus Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), yang saat ini sedang dalam proses penyusunan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Besaran stimulus diproyeksikan sebesar 11 persen, sesuai dengan tarif PPN umum, guna menekan beban biaya yang dibebankan kepada penumpang. Pemerintah juga akan meninjau kembali komponen biaya tambahan seperti Passenger Service Charge (PSC) dan fuel surcharge, meskipun persentase penyesuaian belum ditentukan secara pasti.

Kesiapan operasional dan keamanan penerbangan juga menjadi fokus utama. Kemenhub akan membuka posko terpadu untuk memantau kondisi penerbangan secara menyeluruh. Selain itu, Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) serta seluruh Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) dari wilayah 1 hingga 10 akan memperkuat pemeriksaan pesawat sebelum dan selama masa Nataru. Upaya ini bertujuan mencegah kerusakan mendadak yang dapat menyebabkan keterlambatan dan gangguan jadwal penerbangan.

Pemerintah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp722 miliar untuk PPN DTP pada periode Nataru 2026, dengan target menjangkau 3,7 juta penumpang kelas ekonomi. Total anggaran stimulus transportasi, termasuk tiket pesawat, mencapai Rp161,4 miliar, yang ditujukan bagi 2,87 juta orang. Tujuan utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan mobilitas masyarakat di akhir tahun.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya