Tim Gabungan Padamkan Karhutla Seluas 503,47 Hektare di PPU
Sebanyak 221 titik kebakaran hutan dan lahan berhasil ditangani hingga 2 Oktober 2026, menyebar di empat kecamatan dengan dominasi di Penajam dan Babulu.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Tim gabungan dari berbagai instansi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 503,47 hektare sejak awal tahun hingga 2 Oktober 2026. Kegiatan penanganan melibatkan BPBD, dinas terkait, TNI, Polri, perusahaan, aparat desa, serta relawan yang bekerja secara terpadu dalam upaya pencegahan dan pemadaman. Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, menyatakan bahwa seluruh titik api yang terdeteksi telah ditangani secara sistematis dan terkoordinasi.
Kebakaran tersebar di empat wilayah kecamatan, dengan Kecamatan Penajam menjadi yang paling parah, mencatat 115 titik dengan luasan terbakar mencapai 314,32 hektare. Kecamatan Babulu mengalami 54 titik seluas 69,37 hektare, disusul Sepaku dengan 33 titik dan 86,59 hektare, serta Waru yang terdampak 19 titik dengan luas 33,09 hektare. Sebagian besar kejadian terjadi pada bulan Agustus hingga September, saat kondisi tanah kering dan angin bertiup kencang, mempercepat penyebaran api.
Lahan yang terbakar mencakup berbagai jenis, termasuk area pertanian, perkebunan, semak belukar, padang rumput, serta sebagian kawasan hutan. Penanganan dilakukan melalui pendekatan multiopsi, mencakup pemadaman langsung, patroli harian, edukasi masyarakat, serta pemantauan dari menara pengawas. Beberapa lokasi seperti Desa Girimukti, Kelurahan Gunung Seteleng, dan wilayah Tengin Baru menjadi fokus karena luasan terbakar terbesar.
Meski sebagian besar api telah padam, beberapa titik masih dalam pemantauan ketat, khususnya di Kelurahan Petung dan Lawe-Lawe, untuk mencegah kebakaran kembali. Pemerintah daerah terus memperkuat posko siaga di semua kecamatan, memastikan akses jalan dan saluran air siap digunakan. Nurlaila menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menghentikan praktik pembakaran lahan dan segera melapor jika melihat asap atau titik api baru.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Verity Gagal Wujudkan Potensi Thriller Psikologis
Adaptasi novel *Verity* gagal menyajikan ketegangan mendalam karena pilihan arahan yang terlalu aman dan pemotongan elemen kunci, menghasilkan cerita yang datar dan kurang meyakinkan.
3 Oktober 2026

The Flood: Film Sci-Fi Thriller Baru Cregger Tampilkan Lawrence
Film sci-fi thriller terbaru Zach Cregger, The Flood, dibintangi Jennifer Lawrence, dijadwalkan tayang 11 Agustus 2028 setelah produksi dimulai di Eropa awal 2027.
3 Oktober 2026

Drishyam: The Conclusion, Klimaks Perburuan dan Patahnya Alibi
Film ketiga dalam trilogi Drishyam menampilkan klimaks perjuangan Vijay Salgaonkar melindungi keluarga dari kebenaran yang mengancam, di tengah tekanan internal dan investigasi baru yang tak terhindarkan.
3 Oktober 2026

Sinematografer Fjord Hadirkan Master Class di Jakarta 1 November
Sinematografer Tudor Vladimir Panduru akan menggelar Master Class di Jakarta pada 1 November 2026 sebagai bagian dari rangkaian Jakarta World Cinema.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sarmuji Ajak Tim Kemenperin Kerja Kolaboratif Tanpa Formalitas Berlebihan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Suahasil Belum Tetapkan Peran Spesifik Tiga Wamenkeu
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Geo Dipa Tetap di Kemenkeu untuk Dorong Ekosistem Hijau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA
Sarmuji Resmi Jabat Menperin, Janji Lanjutkan Reformasi Industri
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Inflasi Terkendali, Manufaktur Ekspansi, Neraca Perdagangan Surplus
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Kemenhub Jamin Tiket Pesawat Nataru 2026 Terjangkau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Dua Perempuan di Bende Berjuang Melawan Sampah demi Kebersihan Lingkungan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Geo Dipa Siapkan Tiga Jalur Pendanaan untuk Ekspansi PLTP
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

