Astra Graphia Siap Bagi Dividen Rp297 per Saham
Emiten anak usaha Astra, Astra Graphia, resmi menetapkan pembagian dividen interim Rp297 per saham dari laba tahun buku 2026 dan sebagian laba ditahan, dengan pembayaran pada 26 Oktober 2026.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 17.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) mengumumkan keputusan pembagian dividen interim sebesar Rp297 per saham, yang berasal dari laba tahun buku 2026 dan sebagian dari saldo laba ditahan perusahaan. Keputusan ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris pada 25 September 2026 dan disampaikan melalui keterbukaan informasi. Pembagian dividen ini menjadi bentuk pengembalian keuntungan kepada pemegang saham atas kinerja keuangan yang terus menunjukkan tren positif.
Jadwal pelaksanaan dividen telah ditetapkan secara rinci. Hari terakhir untuk mendapatkan hak dividen, atau yang disebut recording date, jatuh pada 9 Oktober 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 7 Oktober, dan ex dividen pada 8 Oktober. Untuk pasar tunai, cum dividen berlangsung pada 9 Oktober, dengan ex dividen pada 12 Oktober. Pembayaran dividen secara langsung akan dilakukan pada 26 Oktober 2026.
Kinerja keuangan emiten ini tercatat membaik secara signifikan. Pada semester pertama tahun 2026, Astra Graphia membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp138,45 miliar, meningkat 30,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp106,20 miliar. Kenaikan ini mencerminkan efisiensi operasional dan pertumbuhan pendapatan yang konsisten di tengah dinamika pasar.
Keputusan pembagian dividen menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap stabilitas keuangan dan prospek bisnis perusahaan di masa depan. Dengan pembayaran yang terencana dan transparan, ASGR menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan nilai bagi pemegang saham.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun BASF Indonesia
OJK menetapkan pembubaran Dana Pensiun BASF Indonesia dan menunjuk dua likuidator untuk proses likuidasi, efektif sejak 31 Juli 2026.
30 September 2026

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.870/US$ di Akhir September
Rupiah menguat signifikan pada penutupan perdagangan terakhir September, menembus level psikologis Rp17.870 per dolar AS, didorong sentimen pasar yang membaik.
30 September 2026

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Kebijakan Strategis
Bank Indonesia memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi pasar, insentif kebijakan, dan pengembangan instrumen lindung nilai secara komprehensif.
30 September 2026

Telkom Lanjutkan Transformasi dengan Pemisahan Infrastruktur
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Telkom hari ini membahas pemisahan tahap kedua bisnis fiber dan perubahan pengurus perusahaan.
30 September 2026
Berita Lainnya

Wajib Sertifikat Halal 18 Oktober 2026, Produk Berbahan Haram Wajib Tandai "Non Halal
Rabu, 30 September 2026, 17.45 WITA

Pemerintah Atur Penggunaan Anak Usaha Tambang untuk Dukung Ekonomi Lokal
Rabu, 30 September 2026, 17.45 WITA

Rupiah Pulih, Kurs Dolar Menurun dari Puncak Rp18.300
Rabu, 30 September 2026, 17.44 WITA

LPKR Tekankan Tak Terkait Perkara LMC di Singapura
Rabu, 30 September 2026, 17.43 WITA

Panin AM Dorong Diversifikasi Lewat Produk Global Syariah
Rabu, 30 September 2026, 17.43 WITA

BEI Dorong Perusahaan Manfaatkan Pasar Modal untuk Pendanaan
Rabu, 30 September 2026, 17.43 WITA

IHSG Terjun Bebas 0,83% ke 6.071, Tekanan dari Sektor Konsumer dan Fed
Rabu, 30 September 2026, 17.43 WITA

BI Perkuat Insentif Lindung Nilai Hadapi Tekanan Modal Asing
Rabu, 30 September 2026, 17.43 WITA

