BEI Hentikan Sementara Perdagangan Tiga Saham karena Kenaikan Ekstrem
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan tiga emiten akibat lonjakan harga yang tak wajar, termasuk kenaikan hingga 300% dalam setahun.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengambil langkah tegas dengan memberhentikan sementara perdagangan saham tiga perusahaan publik pada hari Jumat, 16 Oktober 2026. Keputusan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap kenaikan harga saham yang signifikan dan tak proporsional dalam periode singkat, di antaranya PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk. (AKKU), PT Alkindo Naratama Tbk. (ALDO), dan PT Tifico Fiber Indonesia Tbk. (TFCO). Suspensi ini mulai berlaku sejak sesi I perdagangan dan didasarkan pada pengumuman resmi bernomor Peng-SPT-00214/BEI.WAS/10-2026.
Penghentian perdagangan dilakukan sebagai upaya perlindungan terhadap investor, dengan tujuan memberikan ruang bagi pasar untuk menstabilkan dinamika harga. BEI menilai bahwa kenaikan harga yang terjadi tidak didukung oleh informasi yang transparan dan akurat dari emiten, sehingga perlu dilakukan pending untuk menghindari gejolak yang tidak terkendali. Dalam pengumuman resmi, disebutkan bahwa suspensi diterapkan di pasar reguler maupun pasar tunai, guna memastikan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola pasar yang sehat.
Saham AKKU sebelumnya mencatat kenaikan 34% dalam satu hari, menembus level Rp105 per saham, dengan lonjakan tahunan hingga 228,13%. Dalam sebulan terakhir, kenaikannya mencapai 176,32%. Sementara itu, saham ALDO melonjak 24,92% ke level Rp1.955 per saham, dengan kenaikan bulanan sebesar 104,7% dan tahunan 144,38%. TFCO juga mengalami kenaikan tajam 24,6% ke harga Rp2.000 per saham, dengan kenaikan tahunan mencapai 300% dan 150% dalam satu bulan.
BEI menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari emiten kepada publik sebagai fondasi utama kepercayaan pasar. Dalam kondisi seperti ini, pihak-pihak yang berkepentingan diminta untuk memperhatikan secara seksama rilis informasi resmi dari perusahaan terkait, termasuk laporan keuangan dan pengumuman penting lainnya. Dengan adanya suspensi, diharapkan pasar dapat kembali berjalan secara stabil dan berdasarkan fundamental yang kuat, bukan hanya pada sentimen spekulatif semata.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

