Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam debat yang diselenggarakan oleh stasiun televisi Globo, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dan kandidat lawannya, Flavio Bolsonaro, menunjukkan ketegangan tinggi menjelang pemilu putaran kedua. Lula mempertahankan kebijakan pemerintahannya dalam menaikkan upah minimum di atas tingkat inflasi, menekankan bahwa program tersebut telah membantu jutaan warga Brasil terhindar dari kelaparan. Ia juga menyindir Flavio dengan menyebut bahwa sang lawan tak pernah mengalami kelaparan karena tumbuh dalam kondisi ekonomi yang stabil sejak kecil.
Flavio Bolsonaro merespons dengan menyoroti kenaikan harga pangan yang menurutnya tak terkendali selama masa kepemimpinan Lula, menyebutnya sebagai tekanan ekonomi yang menghancurkan daya beli rakyat. Ia juga menyoroti reformasi pajak yang disetujui Lula, memperingatkan bahwa kebijakan itu akan menambah beban bagi konsumen. Dalam kesempatan tersebut, Flavio menegaskan bahwa Lula kini hidup jauh dari realitas rakyat, bahkan tak ingat kapan terakhir kali belanja bahan makanan karena tinggal di istana mewah.
Kedua kandidat juga saling menyeret isu korupsi dalam sesi debat tanpa moderator. Lula menekan Flavio untuk menjelaskan keterkaitannya dengan Daniel Vorcaro, bankir yang divonis penjara terkait kasus Banco Master. Sementara itu, Flavio membalas dengan menyebut adanya dugaan keterlibatan putra Lula dalam penipuan dana pensiun. Debat ini memperlihatkan intensitas konflik yang telah memanas sejak putaran pertama, di mana keduanya saling menuduh korupsi dan intervensi asing.
Hasil pemilu pertama pada 4 Oktober menunjukkan Flavio unggul dengan 47 persen suara, sedangkan Lula meraih 45 persen, belum cukup untuk menjamin kemenangan mayoritas. Keduanya kini bersiap menghadapi putaran kedua pada Minggu (25/10), dengan debat akhir ini menjadi momen krusial dalam membentuk opini publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026

Membedakan Kebutuhan dan Keinginan untuk Manajemen Keuangan Lebih Bijak
Memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan menjadi kunci utama dalam mengelola keuangan pribadi secara sehat dan berkelanjutan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

