Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bendungan Jragung Siap Beroperasi Awal 2027 untuk Irigasi 4.500 Hektare

Bendungan Jragung di Semarang menargetkan selesai konstruksi Desember 2026 dan mulai menyalurkan air irigasi ke 4.500 hektare sawah pada awal 2027.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 15.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Bendungan Jragung Siap Beroperasi Awal 2027 untuk Irigasi 4.500 Hektare📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Jragung di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, telah mencapai tahap konstruksi kritis dengan progres signifikan hingga akhir tahun ini. Pengerjaan dipimpin oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, yang menargetkan penyelesaian seluruh fisik bendungan pada Desember 2026. Fase konstruksi saat ini berfokus pada penyelesaian struktur utama dan sistem pengelolaan air.

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung sebesar 90 juta meter kubik, dirancang untuk memastikan pasokan air irigasi yang stabil sepanjang tahun. Setelah selesai, bendungan akan melayani lahan pertanian seluas 4.500 hektare yang terletak di wilayah irigasi premium. Target operasional awal 2027 menjadi kunci dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di kawasan tersebut.

Pemanfaatan air dari bendungan akan diatur secara optimal melalui sistem pengelolaan yang terintegrasi, memastikan distribusi merata dan berkelanjutan. Ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui infrastruktur air yang andal. Dengan dukungan sistem irigasi yang terjamin, petani di wilayah tersebut diharapkan dapat menanam dua hingga tiga kali setahun tanpa tergantung pada curah hujan.

Kegiatan pembangunan yang berjalan sesuai rencana menunjukkan komitmen penuh terhadap realisasi program strategis nasional. Kehadiran bendungan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjadi penopang ekonomi lokal melalui peningkatan kesejahteraan petani dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya