Data Center Jatiluhur Dihentikan Sementara, Kajian Lingkungan Jadi Fokus
Proyek data center senilai Rp3,5 triliun di Jatiluhur ditunda karena proses AMDAL dan PBG belum selesai, memicu kekhawatiran atas dampak ekosistem akibat konsumsi air dan energi besar.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pembangunan data center berbasis kecerdasan buatan di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, kini mengalami penundaan sementara akibat belum tuntasnya proses perizinan, khususnya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Proyek yang menempati lahan seluas 8.000 meter persegi dan bernilai Rp3,5 triliun ini tengah menjadi perhatian publik karena skala kebutuhan sumber daya yang tinggi, terutama air dan listrik, yang mencapai 640 megawatt. Keterlambatan izin menandai pentingnya evaluasi mendalam terhadap potensi dampak lingkungan sebelum proyek dilanjutkan.
Ahli lingkungan dari Institut Teknologi Bandung, Mariana Marselina, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur sekelas data center modern harus dipertimbangkan secara menyeluruh terhadap daya dukung lingkungan. Ia menyoroti kekhawatiran terkait penggunaan air untuk pendinginan, limpasan permukaan, penguapan akibat panas buangan, serta risiko terhadap ketersediaan air bagi masyarakat, irigasi, dan air baku. Ia menekankan bahwa kebutuhan air bukan hanya dinilai dari volume, tetapi juga dari keberlanjutan dalam kondisi musim kemarau dan tekanan ekosistem yang sudah terganggu.
Marselina menyarankan agar proyek menerapkan prinsip efisiensi sumber daya, termasuk penggunaan sistem pendinginan hemat air, daur ulang air limbah, serta pemantauan real-time terhadap kualitas dan kuantitas air. Ia menekankan pentingnya pendekatan bertahap, di mana kapasitas bangunan harus disesuaikan dengan daya tampung lingkungan, bukan hanya kapasitas listrik atau bisnis semata. Selain itu, kepatuhan terhadap regulasi seperti PP Nomor 22 Tahun 2021, Permen LHK Nomor 4 Tahun 2021, dan PP Nomor 21 Tahun 2021 menjadi syarat mutlak untuk memastikan keberlanjutan dan kepatuhan hukum.
Pendapat serupa disampaikan oleh WALHI yang menekankan perlunya regulasi khusus bagi data center, mengingat jumlahnya yang telah melebihi 200 titik di Indonesia. Mereka menilai kehadiran proyek besar seperti ini harus dibarengi dengan evaluasi kumulatif, terutama jika berlokasi di wilayah yang sudah padat aktivitas ekologis. PRLSDA BRIN turut menyoroti pentingnya analisis neraca air dan simulasi operasi waduk, termasuk memperhitungkan evaporasi akibat panas perangkat dan kualitas air buangan dari sistem pendinginan, agar tidak merusak kualitas perairan lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Avengers: Endgame Encore Siap Hadir dengan Konten Baru
Marvel mengumumkan penayangan ulang "Avengers: Endgame" dalam versi Encore pada 25 September 2026 dengan tambahan materi eksklusif yang menghubungkan cerita ke "Avengers: Doomsday".
2 Oktober 2026

Danantara Pastikan LRT City Dilanjutkan Mulai 1 Oktober 2026
Proyek LRT City resmi dilanjutkan mulai 1 Oktober 2026 setelah Danantara menegaskan komitmen penyelesaian dengan penataan ulang desain dan penanganan konsumen.
1 Oktober 2026

Investasi Rp17,9 Triliun Dibutuhkan untuk Energi Terbarukan hingga 2060
Pemerintah memproyeksikan kebutuhan investasi sebesar Rp17,9 triliun hingga 2060 untuk membangun pembangkit dan jaringan energi terbarukan demi mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen dan kemandirian energi.
1 Oktober 2026

Konsistensi Perencanaan Jadi Kunci Sukses Pembangunan Daerah
Wamendagri Ribka Haluk tekankan konsistensi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah untuk capai dampak nyata bagi masyarakat.
30 September 2026
Berita Lainnya

LEGO PlayStation 1 Rilis dengan 1.911 Keping, Rayakan Era Legendaris
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Qualcomm Soroti Keterbatasan Memori Global, Bukan Chip
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

13 Wilayah Diprediksi Alami Hujan Lebat Hari Ini
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Cara Mengembalikan Akses Akun Google dan Gmail
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Suhu Naik, Pendapatan UMKM Menurun Drastis
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Super El Nino Ancam Kemarau Lebih Panjang di Indonesia
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Robot Humanoid Digit 5 Siap Kerja 20 Jam Nonstop
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Serangan Drone Houthi Timpa Pembangkit Listrik Madinah
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

