7 Makanan Pendorong Kesehatan Rambut dari Dalam
Konsumsi makanan bergizi secara teratur dapat menunjang pertumbuhan dan kekuatan rambut, serta mengurangi risiko kerontokan akibat kekurangan nutrisi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 15.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kesehatan rambut tidak hanya ditentukan oleh perawatan eksternal, tetapi juga dipengaruhi oleh pola makan harian. Ahli gizi menekankan bahwa asupan nutrisi yang seimbang berperan penting dalam menjaga kekuatan folikel dan mencegah rambut mudah patah atau rontok. Kekurangan zat seperti protein, zat besi, biotin, dan vitamin tertentu dapat memicu gangguan pertumbuhan rambut secara signifikan.
Telur menjadi salah satu makanan andalan karena kaya akan protein dan biotin, komponen esensial dalam pembentukan keratin—bahan utama penyusun rambut. Kandungan ini membantu memperkuat struktur rambut dari akar hingga ujung. Sementara alpukat menyediakan lemak tak jenuh dan vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan alami, melindungi sel-sel rambut dari stres oksidatif dan mendukung kesehatan kulit kepala.
Daging merah dan produk hewani lainnya menyediakan protein berkualitas tinggi serta zat besi, nutrisi yang dibutuhkan untuk transportasi oksigen ke folikel rambut. Kekurangan zat besi sering dikaitkan dengan penurunan pertumbuhan rambut dan peningkatan kerontokan. Kedelai juga menjadi pilihan utama karena mengandung spermidine, senyawa yang diduga memperpanjang fase pertumbuhan rambut (anagen), sehingga rambut dapat tumbuh lebih lama sebelum rontok.
Mineral seng yang tinggi pada kerang tiram berperan penting dalam proses regenerasi sel rambut dan perbaikan jaringan. Kekurangan seng dapat menyebabkan kerontokan yang dapat diperbaiki dengan asupan yang memadai. Ubi jalar, dengan kandungan beta karoten, membantu tubuh memproduksi vitamin A yang berperan dalam menjaga kelembapan alami rambut melalui sebum. Kekurangan vitamin A dapat mengganggu produksi minyak alami ini.
Buah beri, termasuk stroberi dan blueberry, kaya akan vitamin C dan antioksidan yang mendukung produksi kolagen—senyawa yang memperkuat rambut—sekaligus membantu penyerapan zat besi. Dengan demikian, asupan rutin makanan-makanan ini dapat menjadi strategi alami untuk menjaga kesehatan rambut dari dalam tanpa memerlukan perawatan eksternal yang berlebihan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mayoritas Pilih Kopi Manis di Hari Kopi Global
Survei terhadap 3.745 responden menunjukkan 57 persen lebih menyukai kopi dengan tambahan gula, susu, atau sirup dibanding kopi hitam murni.
2 Oktober 2026

Wajib Sertifikat Halal 18 Oktober 2026, Produk Berbahan Haram Wajib Tandai "Non Halal
Mulai 18 Oktober 2026, seluruh produk yang beredar di Indonesia, baik lokal maupun impor, wajib memiliki sertifikat halal, kecuali yang mengandung bahan haram yang harus dicantumkan keterangan "Non Halal" secara jelas.
30 September 2026

Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Prioritaskan 9 Sektor Utama
Kemenperin rancang strategi dekarbonisasi untuk sembilan subsektor industri utama guna capai net zero emisi 2050 sesuai komitmen global dan visi nasional.
30 September 2026

Saa Wan Hadirkan Pengalaman Kuliner Thailand dengan Teh Segar
Restoran Saa Wan di Jakarta Selatan menawarkan hidangan khas Thailand dan beragam teh buatan sendiri sebagai pilihan santapan santai yang menyegarkan.
30 September 2026
Berita Lainnya

Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis Lewat Fête de l’Archipel 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.32 WITA

Synchronize Fest 2026 Rilis Daftar Penampil Lengkap
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.32 WITA

Perusahaan Pelanggar HAM Bisa Dilarang Akses Kredit
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.32 WITA

Bendungan Jragung Siap Beroperasi Awal 2027 untuk Irigasi 4.500 Hektare
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.31 WITA

Dana Cadangan Daerah Disetujui Rp5,6 Triliun untuk Stabilitas APBD
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.31 WITA

AI Lanjut Berpotensi Picu Krisis Eksistensial, Perusahaan Soroti Risiko dalam IPO
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.31 WITA

Jepang dan Filipina Gelar Latihan Gabungan Pertama Berbasis ACSA
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.30 WITA

Musik sebagai Alat Pengelola Stres dan Peningkat Fokus
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.28 WITA

