Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bupati Konawe Siapkan Sendang Mulyasari Jadi Wisata Unggulan

Pemerintah Kabupaten Konawe berencana mengembangkan Sendang Mulyasari sebagai destinasi wisata berbasis alam dengan pendekatan keberlanjutan dan partisipasi masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 22.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Bupati Konawe Siapkan Sendang Mulyasari Jadi Wisata Unggulan📷 Yusran Akbar, Bupati Konawe (Wikimedia Commons)

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Konawe resmi menggulirkan rencana pengembangan Sendang Mulyasari sebagai destinasi wisata andalan di wilayah tersebut. Lokasi yang sebelumnya dikenal sebagai sumber air alami kini menjadi fokus pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang menunjang keberlanjutan ekowisata. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pariwisata dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga lokal.

Dalam perencanaan, pemerintah menekankan pentingnya konservasi lingkungan sekaligus menjamin keterlibatan masyarakat adat dan pemilik lahan di sekitar lokasi. Pendekatan ini bertujuan menjaga keaslian alam dan budaya setempat, sekaligus menghindari eksploitasi berlebihan. Proyek ini juga mencakup pembangunan jalur akses, tempat parkir, area rekreasi, dan fasilitas sanitasi yang ramah lingkungan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Konawe menyatakan bahwa Sendang Mulyasari memiliki potensi besar karena keunikan ekosistem dan keindahan alam yang masih terjaga. “Kami tidak ingin mengubah alam, tapi membangun keterhubungan yang harmonis antara wisatawan dan lingkungan,” ujar dia. Rencana pengembangan ini juga menyertakan edukasi keberlanjutan bagi pengunjung dan warga sekitar.

Pemerintah menargetkan Sendang Mulyasari dapat menjadi destinasi wisata nasional dalam lima tahun ke depan, dengan dukungan dari program pemerintah pusat dan kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata lokal. Tujuan utama tetap pada kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan peningkatan nilai ekonomi berbasis alam.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya