Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

38 Obat Alami Ilegal Berbahaya Ditemukan BPOM

BPOM mengungkap 38 produk obat alam ilegal yang mengandung bahan kimia berbahaya, termasuk primidenafil dan senyawa terlarang yang berisiko merusak organ vital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 22.49 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
38 Obat Alami Ilegal Berbahaya Ditemukan BPOM📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengungkap temuan 38 produk obat bahan alam (OBA) ilegal yang mengandung bahan kimia obat (BKO) terlarang, seiring upaya penguatan pengawasan di bulan Juli 2026. Produk-produk tersebut tersebar luas di pasaran, dengan kategori dominan mencakup obat kuat untuk pria, pelangsing tubuh, dan obat gatal. Sebagian besar mengandung senyawa yang tidak diperbolehkan, termasuk primidenafil—yang baru kali ini terdeteksi dalam produk OBA—sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan konsumen.

Temuan ini menunjukkan adanya praktik penyembunyian bahan aktif berbahaya dalam produk yang dipasarkan sebagai alami dan aman. BPOM menegaskan bahwa OBA tidak boleh mengandung BKO apa pun, karena penggunaan senyawa sintetik seperti sildenafil, tadalafil, dan orlistat dapat menimbulkan efek samping serius, termasuk gangguan jantung, hipotensi, kerusakan hati dan ginjal. Kepala BPOM RI menyatakan bahwa pihaknya terus memperluas pemantauan untuk mendeteksi kemungkinan penyebaran senyawa terlarang baru, termasuk primidenafil, di produk sejenis.

Beberapa merek yang teridentifikasi mencakup Exie, Duramax, Yubokki, dan Firefox Woman Supplies, yang mengandung sildenafil, tadalafil, atau kombinasi parasetamol dan senyawa steroid. Produk lain seperti Borneo dan Penggmuk Badan Herbal mengandung deksametason dan siproheptadin, sedangkan pelangsing seperti LBT Langsung dan Jamu Herbal Pelangsing mengandung sibutramin—zat terlarang yang dikenal menyebabkan peningkatan tekanan darah dan risiko serangan jantung. Selain itu, obat gatal seperti Sari Dukuh Gatal-gatal mengandung prednisolon, yang juga berpotensi menyebabkan efek samping kronis jika digunakan tanpa pengawasan medis.

BPOM menyerukan kesadaran publik terhadap klaim produk yang terlalu berlebihan, seperti "meningkatkan stamina instan", "menyembuhkan asam urat dalam satu minggu", atau "menurunkan berat badan tanpa olahraga". Klaim semacam itu menjadi indikasi kuat bahwa produk tersebut tidak aman dan tidak sesuai regulasi. Konsumen diminta untuk selalu memeriksa izin edar dan menghindari produk yang tidak memiliki informasi jelas mengenai komposisi dan kandungannya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya