Prabowo Tegaskan Penindakan Ribuan Tambang Ilegal
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen tegas menutup ribuan tambang ilegal yang merusak sumber daya alam dan mengancam keberlanjutan lingkungan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara tegas menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan penindakan menyeluruh terhadap praktik pertambangan ilegal yang telah merajalela di berbagai daerah. Ia menekankan bahwa keberadaan tambang ilegal bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga menyebabkan kerugian besar bagi negara melalui kebocoran sumber daya alam. Menurutnya, jumlah tambang ilegal yang beroperasi secara tidak sah mencapai ribuan, tersebar di berbagai wilayah tanah air.
Dalam sebuah dialog dengan kalangan jurnalis senior dan pakar di Hambalang, Jawa Barat, Prabowo mengungkapkan fakta bahwa beberapa tambang ilegal telah beroperasi selama bertahun-tahun tanpa intervensi. Salah satu contoh yang disebutkan adalah tambang yang telah berdiri selama delapan tahun, dengan produksi rata-rata mencapai 200 kilogram emas tiap bulan. Jika dihitung secara tahunan, total produksi mencapai dua ton emas, yang berarti nilai ekonomi sangat besar dan mengalir ke tangan tidak terkontrol.
Ia juga memaparkan bahwa aktivitas ilegal tersebut tidak hanya terjadi di lahan biasa, melainkan juga di kawasan hutan lindung yang seharusnya dilindungi. Bahkan, terdapat laporan bahwa pihak asing, termasuk pengusaha dari negara lain, datang ke Indonesia dengan visa wisata untuk membeli emas hasil eksploitasi ilegal. Prabowo menyoroti keberadaan praktik ini sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan ekonomi dan keamanan nasional.
Upaya penertiban, menurut Presiden, akan dilakukan secara sistematis dan tegas, dengan melibatkan penegak hukum, instansi terkait, serta pengawasan lintas sektor. Tujuannya bukan hanya menghentikan aktivitas ilegal, tetapi juga memastikan bahwa hasil sumber daya alam dikelola secara transparan, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Presdir Summarecon Terjaring OTT KPK Terkait Proses HGB
PT Summarecon Agung Tbk. menyatakan dukungan terhadap asas praduga tak bersalah menyusul penangkapan Presiden Direktur Adrianto Pitojo Adhi dalam operasi tangkap tangan KPK terkait pengurusan sertifikat hak guna bangunan.
17 September 2026

Surat Terbuka Sarwendah Tantang Bukti di Pengadilan
Sarwendah menolak tudingan mempersulit akses anak dan menantang pihak Ruben untuk buktikan klaim dengan psikolog independen di persidangan.
17 September 2026

Sarwendah Siap Tuntut Ruben Lewat Pengadilan Jika Somasi Dabaikan
Kuasa hukum Sarwendah ancam ajukan gugatan perdata dan permohonan sita jaminan terhadap aset Ruben jika somasi tak direspon dalam tenggat waktu satu pekan.
17 September 2026

Waspada Produk Beras Fortifikasi Ilegal
Pemerintah menarik 25 merek beras fortifikasi yang tidak sesuai standar, mengingatkan masyarakat untuk memeriksa label dan menghindari uji coba rumahan yang menyesatkan.
17 September 2026
Berita Lainnya

SSB UHO Latihan Berdasarkan Kelompok Umur
Kamis, 17 September 2026, 17.19 WITA

Tangki Kosong, Risiko Serius bagi Sistem Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 15.44 WITA

Gemini Bantu Ingat Lokasi Barang Lewat Fitur Baru
Kamis, 17 September 2026, 15.37 WITA

Komdigi Tegur 25 Platform Tak Daftar PSE, Termasuk Whoosh dan Susi Air
Kamis, 17 September 2026, 15.36 WITA

The Fed Naikkan Suku Bunga, Thaci Divonis 25 Tahun
Kamis, 17 September 2026, 15.36 WITA

Prabowo Ungkap Koruptor di Balik Aksi Ricuh
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

PSEL Bogor Raya 1 Resmi Diluncurkan, Tampung 500 Ribu Ton Sampah Tahunan
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Pusat Perikanan Berkelas Internasional
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA


