Prabowo Prediksi Dampak Ekonomi Kopdes Merah Putih Terasa 2027
Presiden Prabowo Subianto meyakini program Koperasi Desa Merah Putih akan membawa dampak ekonomi nyata pada 2027, dengan efisiensi rantai pasok dan peningkatan kesejahteraan petani serta konsumen.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan keyakinannya bahwa dampak ekonomi dari program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan mulai terasa pada akhir 2027. Ia menilai bahwa transformasi sistem distribusi melalui koperasi ini akan membawa perubahan signifikan dalam akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok secara lebih terjangkau dan langsung dari produsen. Proyeksi tersebut berdasarkan pengalaman dan perencanaan sistemik yang tengah dikembangkan secara nasional.
Hingga saat ini, baru sekitar 6.000 unit Kopdes Merah Putih yang telah beroperasi secara aktif di berbagai wilayah. Meski jumlah tersebut masih tergolong terbatas, Presiden optimistis bahwa peningkatan jumlah koperasi akan mendorong efek domino dalam perekonomian desa. Ia menekankan bahwa peran koperasi bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi sebagai alat strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
Salah satu keunggulan utama Kopdes Merah Putih adalah kemampuannya memangkas rantai distribusi yang selama ini terlalu panjang. Dalam praktik sebelumnya, hasil pertanian petani harus melewati hingga lima perantara sebelum sampai ke tangan konsumen. Setiap lapisan tersebut mengambil margin keuntungan yang signifikan, mencapai 30 hingga 40 persen, yang berdampak langsung pada kenaikan harga akhir produk.
Dengan hadirnya Kopdes, petani dapat menjual hasil panen langsung kepada konsumen atau melalui jaringan koperasi yang terintegrasi. Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menurunkan harga bagi masyarakat. Prabowo menegaskan bahwa model ini menciptakan keseimbangan ekonomi yang lebih adil, di mana produsen mendapatkan penghasilan lebih optimal, sementara konsumen memperoleh barang dengan harga yang lebih terjangkau.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

The Fed Naikkan Suku Bunga, Thaci Divonis 25 Tahun
The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis points, sementara mantan presiden Kosovo divonis 25 tahun penjara karena kejahatan perang.
17 September 2026

Prabowo Ungkap Koruptor di Balik Aksi Ricuh
Presiden Prabowo mengungkap adanya koruptor sebagai aktor intelektual di balik aksi demonstrasi yang berujung kericuhan, termasuk praktik under invoicing yang merugikan negara hingga Rp15.000 triliun selama 34 tahun.
17 September 2026

Anggaran Kemnaker 2027 Rp6,57 T, Menaker Usulkan Tambahan Rp8,36 T
Pagu anggaran Kemnaker 2027 ditetapkan Rp6,57 triliun, namun Menaker tetap mengusulkan tambahan Rp8,36 triliun untuk mendukung program ketenagakerjaan prioritas.
17 September 2026

Komisi XI Janji Awasi Kinerja Menkeu Baru Secara Ketat
Komisi XI DPR RI menegaskan akan melakukan pengawasan mendalam terhadap pelaksanaan kebijakan fiskal Menteri Keuangan baru guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
17 September 2026
Berita Lainnya

SSB UHO Latihan Berdasarkan Kelompok Umur
Kamis, 17 September 2026, 17.19 WITA

Tangki Kosong, Risiko Serius bagi Sistem Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 15.44 WITA

Gemini Bantu Ingat Lokasi Barang Lewat Fitur Baru
Kamis, 17 September 2026, 15.37 WITA

Komdigi Tegur 25 Platform Tak Daftar PSE, Termasuk Whoosh dan Susi Air
Kamis, 17 September 2026, 15.36 WITA

PSEL Bogor Raya 1 Resmi Diluncurkan, Tampung 500 Ribu Ton Sampah Tahunan
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Pusat Perikanan Berkelas Internasional
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

Prabowo Tegaskan Penindakan Ribuan Tambang Ilegal
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA

Trump Rencanakan Pertemuan Strategis dengan Pemimpin Teluk di New York
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA


