The Fed Naikkan Suku Bunga, Thaci Divonis 25 Tahun
The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis points, sementara mantan presiden Kosovo divonis 25 tahun penjara karena kejahatan perang.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.36 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - The Federal Reserve (The Fed) resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis points, menjadikannya berada dalam rentang 3,75 hingga 4,00%. Keputusan ini dilakukan dalam rapat kebijakan moneter terbaru dan menandai langkah konsisten dalam upaya menekan tekanan inflasi yang masih relatif tinggi. Dalam pernyataan resminya, The Fed menyatakan tetap waspada terhadap risiko inflasi yang berkelanjutan, meskipun prospek ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda perlambatan.
Dalam konteks global, langkah The Fed itu diperkirakan akan memengaruhi aliran modal dan nilai tukar mata uang di pasar berkembang, termasuk di wilayah Asia dan Eropa. Namun, The Fed juga menyiratkan bahwa kemungkinan adanya kenaikan suku bunga tambahan dalam tahun ini masih terbuka, terutama jika data ekonomi mendukung. Hal ini menunjukkan komitmen bank sentral AS untuk menjaga stabilitas harga meskipun dengan risiko menekan pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, di Den Haag, Belanda, ratusan pendukung mantan presiden Kosovo, Hashim Thaci, menggelar unjuk rasa dan bentrok dengan aparat keamanan setelah pengadilan internasional memvonisnya dengan hukuman penjara 25 tahun. Vonis itu diberikan atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan selama konflik di wilayah Kosovo pada awal 2000-an. Keputusan pengadilan ini menimbulkan reaksi keras di kalangan pendukung Thaci, yang menilai proses hukum tidak adil dan dipengaruhi politik.
Ketegangan di Den Haag mencerminkan kompleksitas hukum dan politik yang masih menghantui wilayah Balkan pasca-konflik. Vonis Thaci juga menjadi perhatian internasional, karena menunjukkan komitmen pengadilan internasional terhadap akuntabilitas atas kejahatan perang, meskipun dengan kontroversi yang menyertai. Kini, Thaci menantikan proses banding, sementara pihak pengadilan menegaskan bahwa putusan didasarkan pada bukti dan prosedur hukum yang ketat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prabowo Ungkap Koruptor di Balik Aksi Ricuh
Presiden Prabowo mengungkap adanya koruptor sebagai aktor intelektual di balik aksi demonstrasi yang berujung kericuhan, termasuk praktik under invoicing yang merugikan negara hingga Rp15.000 triliun selama 34 tahun.
17 September 2026

Anggaran Kemnaker 2027 Rp6,57 T, Menaker Usulkan Tambahan Rp8,36 T
Pagu anggaran Kemnaker 2027 ditetapkan Rp6,57 triliun, namun Menaker tetap mengusulkan tambahan Rp8,36 triliun untuk mendukung program ketenagakerjaan prioritas.
17 September 2026

Komisi XI Janji Awasi Kinerja Menkeu Baru Secara Ketat
Komisi XI DPR RI menegaskan akan melakukan pengawasan mendalam terhadap pelaksanaan kebijakan fiskal Menteri Keuangan baru guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
17 September 2026

Utang Luar Negeri RI Tembus US$ 454,8 Miliar di Juli 2026
Utang luar negeri Indonesia naik menjadi US$ 454,8 miliar pada Juli 2026, didorong dominasi kenaikan utang publik dan dominasi pemasok dari Singapura, AS, dan lembaga multilateral.
17 September 2026
Berita Lainnya

SSB UHO Latihan Berdasarkan Kelompok Umur
Kamis, 17 September 2026, 17.19 WITA

Tangki Kosong, Risiko Serius bagi Sistem Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 15.44 WITA

Gemini Bantu Ingat Lokasi Barang Lewat Fitur Baru
Kamis, 17 September 2026, 15.37 WITA

Komdigi Tegur 25 Platform Tak Daftar PSE, Termasuk Whoosh dan Susi Air
Kamis, 17 September 2026, 15.36 WITA

PSEL Bogor Raya 1 Resmi Diluncurkan, Tampung 500 Ribu Ton Sampah Tahunan
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Pusat Perikanan Berkelas Internasional
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

Prabowo Tegaskan Penindakan Ribuan Tambang Ilegal
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA

Trump Rencanakan Pertemuan Strategis dengan Pemimpin Teluk di New York
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA


