Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Perkuat Kemitraan Ekonomi, Airlangga Bahas CEPA dengan PM Kanada

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkuat kerja sama ekonomi dengan Kanada melalui pertemuan dengan Perdana Menteri Mark Carney, fokus pada implementasi CEPA dan peluang investasi di sektor strategis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Perkuat Kemitraan Ekonomi, Airlangga Bahas CEPA dengan PM Kanada📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan strategis dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney dalam rangkaian Canada Investment Summit 2026. Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari komunikasi telepon antara Presiden Prabowo Subianto dan Carney pada bulan Juni, yang menekankan pentingnya memperluas kerja sama bilateral di bidang perdagangan dan investasi. Airlangga menyampaikan dukungan penuh terhadap proses ratifikasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) yang telah selesai di kedua negara, serta harapan agar perjanjian tersebut segera berlaku efektif dalam waktu dekat.

Dengan berlakunya ICA-CEPA, pelaku usaha dari kedua negara diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ekspor dan investasi secara optimal, khususnya di sektor unggulan seperti ketahanan pangan, energi, dan mineral kritis. Airlangga menekankan bahwa Indonesia siap menjadi mitra strategis Kanada dalam memperkuat keterlibatan global di kawasan Indo-Pasifik, berdasarkan posisi sebagai ekonomi terbesar di ASEAN. Ia menyoroti potensi kerja sama dalam pengembangan pasokan pupuk melalui investasi potash serta kolaborasi di bidang minyak dan gas.

Pembahasan juga mencakup penguatan kemitraan di bidang mineral kritis, yang menjadi fondasi penting bagi rantai pasok global yang aman dan berkelanjutan. Kedua pihak sepakat untuk mempercepat tindak lanjut kerja sama yang telah diinisiasi dalam kerangka CEPA. Selain itu, Indonesia menyampaikan komitmen untuk mengembangkan kerja sama di sektor energi nuklir, termasuk ekosistem Small Modular Reactor (SMR), sebagai bagian dari strategi ketahanan energi jangka panjang.

Pertemuan ini menjadi langkah penting menuju peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kanada pada 2027. Hasil diskusi akan dieksekusi lebih lanjut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, guna memastikan komitmen yang disepakati dapat direalisasikan secara konkret dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya