Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tesla Resmi Hadir di Vietnam Lewat Anak Perusahaan Baru

Tesla memperluas jaringan ASEAN dengan mendirikan anak perusahaan di Vietnam, fokus pada distribusi dan layanan, seiring persaingan ketat dengan produsen lokal seperti VinFast.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 19.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tesla Resmi Hadir di Vietnam Lewat Anak Perusahaan Baru📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan mobil listrik global Tesla secara resmi memperluas keberadaannya di kawasan Asia Tenggara dengan mendirikan Tesla Motors Vietnam Limited Liability Company. Pendaftaran bisnis yang dilakukan pada 11 September mencatatkan perusahaan ini berlokasi di kota Ho Chi Minh City, dengan modal awal senilai 77,667 miliar dong atau setara US$3 juta (sekitar Rp53,1 miliar, berdasarkan kurs Rp17.702). Langkah ini menegaskan komitmen Tesla untuk memperkuat distribusi dan layanan pelanggan di wilayah tersebut tanpa langsung membangun pabrik manufaktur.

Struktur kepemimpinan perusahaan baru ini dipimpin oleh David Jon Feinstein sebagai chairman, yang berdomisili di Austin, Texas. Isabel Ching Fan menjabat sebagai direktur jenderal, didukung oleh Nguyen Manh Hung sebagai asisten direktur jenderal. Dengan izin resmi dari otoritas setempat, anak perusahaan ini diperbolehkan menjalankan aktivitas penjualan grosir dan eceran, impor, ekspor, distribusi, serta pemasangan suku cadang dan peralatan terkait kendaraan listrik.

Investasi awal sebesar US$3 juta akan digunakan secara khusus untuk mendukung operasional penjualan, layanan purna jual, dan pengembangan jaringan servis. Tidak ada indikasi rencana pembangunan fasilitas produksi atau rantai pasokan lokal dalam tahap awal. Dengan kehadiran di Vietnam, Tesla kini telah memperluas jaringan operasionalnya ke tiga negara ASEAN, setelah sebelumnya hadir di Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Kehadiran Tesla di Vietnam datang di tengah dominasi produsen mobil listrik lokal, terutama VinFast, yang mencatatkan pengiriman 115.916 unit pada semester pertama 2026. Pada Agustus 2026, VinFast menguasai 42 persen pangsa pasar nasional dengan penjualan mencapai 20.161 unit. Di tengah kondisi ini, Tesla dihadapkan pada tantangan regulasi yang terus menguat bagi perusahaan asing, serta kebutuhan adaptasi terhadap dinamika pasar lokal yang sangat kompetitif.

Kesuksesan ekspansi Tesla di Vietnam akan diukur dari kelanjutan impor kendaraan, pembangunan pusat servis, dan pengembangan infrastruktur pengisian daya. Kehadiran merek global ini diharapkan mendorong persaingan sehat dan meningkatkan standar layanan di industri mobil listrik nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya