Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Ikon Pariwisata dan Perikanan Modern

Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan di Cirebon akan direvitalisasi menjadi kawasan terintegrasi antara perikanan, ekonomi kreatif, dan wisata berbasis budaya lokal hingga 2028.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 19.36 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
PPN Kejawanan Dibangun Jadi Ikon Pariwisata dan Perikanan Modern📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyiapkan transformasi besar-besaran pada Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Cirebon, Jawa Barat. Proyek ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur, melainkan upaya menyelaraskan fungsi pelabuhan dengan dinamika ekonomi lokal, budaya, dan pariwisata. Dengan target penyelesaian pada Agustus 2028, pembangunan menekankan kualitas, kebersihan, dan keberlanjutan sebagai fondasi utama.

Menteri Kelautan dan Perikanan menyatakan bahwa pelabuhan yang sebelumnya dikenal kumuh dan bau akan diubah menjadi fasilitas modern bertaraf internasional. Ia menegaskan bahwa visi tersebut merupakan bagian dari reformasi sistemik terhadap pelabuhan perikanan nasional yang selama ini kurang produktif dan minim perhatian terhadap aspek lingkungan dan kenyamanan. “Kita tidak hanya membangun pelabuhan, tapi menciptakan kawasan yang hidup, bersih, dan menjadi ruang ekonomi baru,” ujar dia dalam peresmian peletakan batu pertama.

Kehadiran PPN Kejawanan yang direncanakan akan menggabungkan aktivitas penangkapan ikan, pengolahan hasil laut, serta ekosistem UMKM, diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata kota. Gubernur Jawa Barat menyoroti pentingnya integrasi antara laut, budaya keraton, dan jaringan transportasi. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan ini, termasuk penataan akses jalan dari gerbang tol Ciperna hingga lokasi pelabuhan, demi memudahkan kunjungan wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Fasilitas yang dibangun mencakup breakwater, dermaga kapal besar dan kecil, kolam pelabuhan, serta infrastruktur darat seperti kantor administrasi, Balai Besar Perikanan Penangkapan Ikan, tempat pelelangan ikan, kios UMKM, dan instalasi pengolahan air limbah. Seluruh proyek dibiayai melalui pinjaman dari Islamic Development Bank (IsDB) dalam kerangka proyek terintegrasi yang dikenal sebagai IDN-1055. Durasi pelaksanaan ditetapkan selama 730 hari kalender, mulai Agustus 2026 hingga 2 Agustus 2028.

Dengan pendekatan terpadu, PPN Kejawanan diharapkan menjadi model pelabuhan perikanan yang tidak hanya mendukung sektor kelautan, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal, pengembangan UMKM, dan destinasi wisata yang khas dengan identitas budaya Cirebon. Tujuan akhirnya adalah menciptakan kawasan yang mampu menopang keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam satu ruang yang terintegrasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya