Indonesia dan Malaysia Percepat Pembaruan MoU Perlindungan Pekerja Migran
Pemerintah Indonesia menargetkan penandatanganan MoU baru dengan Malaysia pada Oktober 2026 untuk perkuat perlindungan dan ekspansi kuota pekerja migran formal.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia berkomitmen menuntaskan pembaruan nota kesepahaman (MoU) penempatan dan perlindungan pekerja migran dengan Malaysia pada Oktober 2026, sebagai bagian dari upaya memperluas akses tenaga kerja Indonesia ke sektor formal di negara tetangga. Langkah ini diwujudkan melalui pertemuan tingkat tinggi yang melibatkan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersama Wakil Perdana Menteri Malaysia, yang membahas percepatan finalisasi kerja sama dalam berbagai aspek, termasuk sektor informal dan formal.
Pembahasan teknis antara kedua negara ditargetkan selesai pada bulan September 2026, menyusul pertemuan tingkat tinggi yang akan digelar di bulan Oktober. Pada pertemuan tersebut, kedua pihak akan menandatangani MoU baru yang melibatkan menteri dari masing-masing negara, dengan fokus pada peningkatan kualitas dan perlindungan pekerja migran. Menteri P2MI menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat tata kelola penempatan pekerja Indonesia di luar negeri.
Peningkatan kuota khusus untuk pekerja dengan keterampilan menengah hingga tinggi menjadi fokus utama dalam pembaruan MoU. Saat ini, sektor formal masih didominasi oleh pekerja informal, sehingga pemerintah berupaya mengalihkan aliran tenaga kerja ke sektor yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen kedua negara untuk meningkatkan perlindungan dan pembinaan bagi Warga Negara Indonesia yang bekerja di Malaysia.
Wakil Perdana Menteri Malaysia menyambut positif rencana pembaruan MoU dan menyatakan komitmen untuk mempercepat proses internal di pemerintahannya. Pernyataan ini menunjukkan kesiapan Malaysia sebagai mitra strategis dalam membangun kerja sama yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Indonesia menekankan bahwa perlindungan pekerja migran bukan hanya soal regulasi, tetapi juga implementasi nyata dalam kondisi kerja dan akses terhadap hak-hak dasar.
Pertemuan ini turut diperkuat oleh arahan Wakil Presiden RI yang menekankan pentingnya memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja migran, termasuk akses terhadap bantuan konsuler, layanan kesehatan, dan jaminan hak-hak pekerja. Dengan pembaruan MoU yang diharapkan selesai pada akhir tahun ini, Indonesia memperkuat fondasi kerja sama bilateral guna menciptakan sistem penempatan pekerja yang lebih transparan, terjamin, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Perketat Sistem Magang Nasional
Kemnaker perkuat seleksi perusahaan dan pendampingan pasca-magang demi penyerapan tenaga kerja yang lebih optimal.
17 September 2026

Antrean BBM di Makassar Tuntas, Pemerintah Ungkap Penimbunan dan Faktor Teknis
Stok BBM nasional aman di angka 18–20 hari, antrean di SPBU Makassar telah terselesaikan setelah pemerintah mengungkap penimbunan dan gangguan logistik akibat El Nino.
17 September 2026

Trenggono Ungkap Momen Awal Jadi Menteri dari Dorongan Prabowo
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menceritakan perjalanan awalnya menjadi menteri, didorong langsung oleh Prabowo Subianto, serta niat transformasi pelabuhan perikanan melalui proyek PPN Kejawanan.
17 September 2026

Komdigi Tegur 25 Platform Tak Daftar PSE, Termasuk Whoosh dan Susi Air
Kementerian Komunikasi dan Digital menegur 25 platform, termasuk Whoosh dan Susi Air, karena belum mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat hingga batas waktu 22 September 2026.
17 September 2026
Berita Lainnya

Kebiasaan Menunda Nikmati Kopi Bisa Cerminan Pola Hidup
Kamis, 17 September 2026, 19.46 WITA

Tesla Resmi Hadir di Vietnam Lewat Anak Perusahaan Baru
Kamis, 17 September 2026, 19.45 WITA

Fitur Motion Assist Bantu Kurangi Mabuk Saat Naik Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 19.38 WITA

Zuckerberg Dorong AI Berkembang Bebas, Tekankan Tanggung Jawab Mandiri
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Prabowo Langsung ke Jepang Tuntaskan Proyek Masela yang 28 Tahun Terbengkalai
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Ikon Pariwisata dan Perikanan Modern
Kamis, 17 September 2026, 19.36 WITA

Pendapatan PNBP Kemnaker Dominasi dari Izin Tenaga Asing
Kamis, 17 September 2026, 19.36 WITA

Prabowo Dorong Hilirisasi Bauksit, Target Nilai Tambah 40 Kali Lipat
Kamis, 17 September 2026, 19.36 WITA


