Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bupati Muna Barat Perbaiki Akses Layanan Kesehatan Lewat Pendekatan Langsung

Bupati Muna Barat meninjau langsung kondisi fasilitas kesehatan di wilayah terpencil untuk memastikan pelayanan sesuai standar dan mengatasi ketimpangan DTSEN secara nyata.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bupati Muna Barat Perbaiki Akses Layanan Kesehatan Lewat Pendekatan Langsung📷 La Ode Darwin, Bupati Muna Barat (Wikimedia Commons)

Kendari, ıNarasikita - Bupati Muna Barat melakukan kunjungan kerja mendadak ke beberapa desa terpencil untuk mengevaluasi langsung kualitas layanan kesehatan yang tersedia di tingkat dasar. Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas temuan ketimpangan akses layanan kesehatan, khususnya terkait Indeks Kesehatan Daerah (IKD) yang belum merata di seluruh wilayah kabupaten. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis lapangan guna mengidentifikasi persoalan secara akurat dan memastikan solusi yang tepat sasaran.

Dalam kunjungannya, Bupati menemukan sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama yang belum memenuhi standar minimal, seperti kurangnya alat medis, keterbatasan tenaga kesehatan, dan kondisi bangunan yang sudah tua. Ia langsung memerintahkan dinas terkait untuk melakukan perbaikan dalam waktu tiga minggu, dengan fokus pada perbaikan sarana dan peningkatan kualitas pelayanan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Selain meninjau fasilitas, Bupati juga melakukan audiensi langsung dengan warga setempat, termasuk ibu hamil dan keluarga yang sebelumnya kesulitan mendapat layanan. Dari hasil diskusi, muncul rekomendasi penting untuk memperkuat sistem rujukan dan memperbanyak tenaga kesehatan desa. Bupati menegaskan bahwa solusi bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga kualitas dan keterlibatan tenaga profesional di lapangan.

Dengan pendekatan langsung ke masyarakat, pemerintah kabupaten berharap dapat membangun kepercayaan publik dan menciptakan sistem kesehatan yang lebih inklusif. Tujuan jangka panjangnya adalah menyelaraskan akses layanan kesehatan di seluruh wilayah, terutama di daerah terpencil yang selama ini terkendala akses dan logistik. Program ini juga akan menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan kesehatan daerah ke depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya