Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bulog Buka Peluang Kerja untuk Keluarga ASN Korban Penembakan Papua

Perum Bulog membuka kesempatan kerja bagi anggota keluarga tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya yang gugur saat menyalurkan bantuan peternakan, sebagai bentuk empati dan dukungan kehidupan berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Bulog Buka Peluang Kerja untuk Keluarga ASN Korban Penembakan Papua📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, secara resmi menyampaikan penawaran kerja kepada satu anggota dari masing-masing keluarga tiga aparatur sipil negara (ASN) yang gugur akibat penembakan saat menjalankan tugas di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari perhatian Menteri Pertanian terhadap keluarga korban, yang tetap melanjutkan pengabdian dalam penyaluran bantuan pemerintah meski dalam kondisi berisiko tinggi.

Kebijakan tersebut ditegaskan sebagai bentuk empati dan kemanusiaan, bukan sekadar kompensasi, melainkan upaya nyata untuk membantu memastikan keberlanjutan kehidupan keluarga korban yang kehilangan tulang punggung ekonomi. Penawaran kerja diberikan kepada anak atau kerabat terdekat yang bersedia bergabung dengan Bulog, dengan penempatan disesuaikan dengan domisili asal, termasuk wilayah Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur.

Proses seleksi tetap mengikuti mekanisme perusahaan, dimulai dari status tenaga alih daya (outsourcing), dengan harapan setelah evaluasi kinerja dan kebutuhan operasional, kandidat dapat dipertimbangkan menjadi karyawan tetap. Tahapan ini dirancang untuk memberikan pembekalan mengenai tugas, tanggung jawab, serta kesesuaian kemampuan dan latar belakang pendidikan calon pekerja sebelum pengangkatan resmi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut menegaskan komitmen pemerintah melalui penyerahan beasiswa langsung senilai Rp50 juta per anak, dengan total dana Rp300 juta yang diserahkan secara tunai kepada tiga keluarga korban. Selain itu, penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian tiga ASN—Aprida Rapi, Willi Mbuik, dan Alfonsius Albinus Mehan—yang gugur saat menyalurkan bantuan peternakan di Distrik Muliama, wilayah terpencil yang membutuhkan dukungan pangan.

Pemerintah menekankan bahwa tindakan ini bukan hanya bentuk belasungkawa, tetapi juga penghargaan terhadap nilai-nilai keberanian, dedikasi, dan loyalitas dalam melayani masyarakat di daerah terluar. Melalui inisiatif Bulog dan Kementerian Pertanian, diharapkan keluarga korban dapat membangun masa depan yang lebih stabil, sambil menjaga nilai-nilai pengabdian yang telah diperjuangkan oleh para pejuang pangan tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya