Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Peroleh Penghargaan Halal atas Dampingi 730 UMKM

BRI meraih penghargaan nasional atas kinerja nyata dalam mendampingi 730 UMKM memperoleh sertifikat halal hingga 2026 dengan tingkat kelulusan 100 persen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
BRI Peroleh Penghargaan Halal atas Dampingi 730 UMKM📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Halal Awards 2026, yang diberikan atas kontribusinya dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus mempercepat kesiapan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia. Penghargaan ini menilai BRI sebagai pelopor dalam mengintegrasikan layanan keuangan dengan pendampingan teknis sertifikasi halal, membuka akses nyata bagi UMKM di berbagai daerah.

Dalam periode 2023 hingga 2026, BRI berhasil mendampingi 730 pelaku usaha mikro dan kecil, dengan total 4.732 produk berhasil memperoleh sertifikat halal. Proses pendampingan mencakup seluruh tahapan, mulai dari audit bahan baku, penerapan sistem jaminan produk halal, pemeriksaan lapangan, perbaikan kualitas, hingga penyerahan ke Komisi Fatwa. Semua peserta program dinyatakan lulus verifikasi tanpa pengecualian, menunjukkan konsistensi dan ketatnya standar yang diterapkan.

Executive Vice President BRI Mochamad Choliq menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga tantangan untuk terus memperluas cakupan program. Ia menekankan bahwa komitmen BRI sejak berdiri pada 1895 adalah mendukung ekonomi kerakyatan, dan program sertifikasi halal kini menjadi bentuk aktualisasi dari komitmen tersebut di era modern. Dengan penerapan wajib halal yang akan berlaku penuh pada Oktober 2026, BRI berupaya memperkuat jaringan pendampingan melalui BRILink dan Rumah BUMN guna menjangkau wilayah terpencil.

Dewan juri Indonesia Halal Awards 2026, yang terdiri dari empat pakar lintas bidang, menilai program BRI sebagai model kemitraan strategis yang menghasilkan dampak terukur. Fertiana Santy, Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH dan anggota dewan juri, menyebut kemitraan BRI-BPJPH sebagai contoh nyata kolaborasi yang efektif. Ia menyoroti potensi besar BRI yang memiliki lebih dari 1,1 juta agen BRILink menjangkau 66 ribu desa, menjadikannya infrastruktur alami untuk menyebarluaskan program pemberdayaan halal ke daerah terpencil.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inklusi keuangan yang berkelanjutan harus mampu membawa pelaku usaha ke tahap lebih tinggi, yakni kesiapan komersial di pasar halal yang semakin ketat. BRI menegaskan bahwa tujuan akhir dari program ini bukan hanya sertifikat, tetapi juga penguatan daya saing UMKM secara keseluruhan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya