Prabowo Dorong Bank Milik Negara Wujudkan Revitalisasi Industri Tekstil
Presiden Prabowo arahkan Himbara tingkatkan pembiayaan untuk perbarui mesin tekstil guna tingkatkan daya saing dan ekspor nasional.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 21.08 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya dukungan perbankan negara dalam memperkuat sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT), khususnya melalui pembiayaan untuk modernisasi mesin produksi yang telah usang. Arahan ini disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, di mana digagas sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing produk dalam negeri di pasar global.
Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa bank-bank anggota Himbara diminta kembali memberikan dukungan pembiayaan kepada industri TPT, yang sebelumnya dinilai mengalami stagnasi. Ia menekankan bahwa perbaikan infrastruktur produksi menjadi kunci utama untuk mengembalikan kejayaan sektor ini, terutama dengan mengurangi ketergantungan pada teknologi lama.
Selain pembiayaan, pemerintah juga menyusun kebijakan insentif, termasuk pembebasan pajak dalam periode tertentu (tax holiday) dan pengurangan beban pajak (tax allowance), sebagai alat untuk menarik investasi dan mendorong ekspansi produksi. Langkah ini dirancang agar industri TPT dapat bersaing lebih baik dengan produk impor dari negara lain yang memiliki biaya produksi lebih rendah.
Untuk mempercepat integrasi rantai produksi, Danantara akan menyiapkan kawasan khusus yang menghubungkan seluruh proses dari hulu hingga hilir. Kawasan ini akan dikelola dengan teknologi tinggi dan sistem efisien, memungkinkan peningkatan produktivitas sekaligus pengurangan biaya operasional. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem industri yang kokoh dan berkelanjutan.
Pada rapat terbatas tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa industri TPT memiliki kontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional, menyumbang sekitar 0,97 persen terhadap PDB, menyerap empat juta tenaga kerja, serta mampu mencatatkan nilai ekspor mencapai 12 miliar dolar AS. Upaya revitalisasi ini juga mencakup harmonisasi tarif, kemudahan akses bahan baku, serta penertiban praktik impor yang merugikan industri dalam negeri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

KI sebagai Aset Jaminan Dorong Pertumbuhan UMKM
Kekayaan Intelektual kini dapat dimanfaatkan sebagai jaminan fidusia untuk perluasan modal usaha, membuka peluang ekspansi bisnis bagi pelaku ekonomi kreatif.
22 September 2026

BRI Peroleh Penghargaan Halal atas Dampingi 730 UMKM
BRI meraih penghargaan nasional atas kinerja nyata dalam mendampingi 730 UMKM memperoleh sertifikat halal hingga 2026 dengan tingkat kelulusan 100 persen.
22 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global dan Internal
Nilai tukar rupiah berakhir melemah ke Rp17.884 per dolar AS, didorong oleh kebijakan moneter The Fed dan ketidakpastian fiskal domestik.
22 September 2026

3.450 Lowongan Tersedia di Job Fair Gelombang II Jakarta Barat
Bursa kerja gelombang II di Jakbar menawarkan 3.450 lowongan dari 48 perusahaan, dilengkapi sesi wawancara langsung untuk pencari kerja.
22 September 2026
Berita Lainnya

Penataan Klaster Diaspora Dorong Sinergi Kebijakan Nasional
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Bulog Buka Peluang Kerja untuk Keluarga ASN Korban Penembakan Papua
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate via Sistem Tempel di Jakbar
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Laboratorium Narkotika Sintetis Dibongkar di Gambir
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Kejari Mimika Tuntaskan Rp26,36 M dari Terpidana Korupsi Aerosport
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Stadion Pajajaran Bogor Capai 39 Persen Penyelesaian
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

Pemimpin Dunia Hadir di PBB Bahas Transformasi dan Kepercayaan Global
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

Polda Metro Jaya dan The Jakmania Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan Jakarta
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

