Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Demo Massal Meluas ke Eropa Tengah Akibat Kenaikan Harga Hidup

Gelombang protes meluas ke Italia, Belgia, dan Albania menyusul kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup, menyusul gelombang demonstrasi di Prancis yang berlanjut sejak awal pekan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 09.30 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 123x dibuka
Demo Massal Meluas ke Eropa Tengah Akibat Kenaikan Harga Hidup📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Demonstrasi skala besar kembali melanda sejumlah kota di Eropa Tengah pada akhir pekan, menunjukkan eskalasi ketegangan sosial akibat tekanan ekonomi yang semakin membebani masyarakat. Aksi unjuk rasa yang dimulai di Prancis kini menyebar ke Italia, Belgia, dan Albania, dengan fokus utama pada penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan inflasi yang tinggi. Di Roma, aksi dipimpin oleh serikat pekerja CGIL, yang menggelar demonstrasi besar sebagai respons terhadap kebijakan ekonomi pemerintah Italia yang dianggap tidak pro-rakyat.

Di kota-kota seperti Milan, Turin, dan Bologna, massa memadati jalan-jalan utama dengan membawa spanduk dan yel-yel menuntut kebijakan subsidi dan regulasi harga yang lebih terjangkau. Aksi serupa juga terjadi di Brussels, ibu kota Belgia, serta Tirana, ibu kota Albania, menunjukkan adanya kesamaan keluhan lintas negara. Para peserta menekankan bahwa kenaikan biaya hidup telah melampaui kemampuan daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok menengah ke bawah.

Di Prancis, gelombang protes yang awalnya dipicu oleh protes pelajar SMA kini berkembang menjadi gerakan lintas sektor, melibatkan serikat buruh dan kelompok masyarakat sipil. Aksi yang berlangsung sejak awal pekan menunjukkan ketidakpuasan mendalam terhadap kebijakan fiskal pemerintah yang dinilai tidak merata. Keprihatinan terus meningkat seiring dengan peningkatan harga listrik, transportasi, dan bahan pangan.

Di sisi lain, di kawasan Asia, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Sekretaris Jenderal PBB António Guterres di Hambalang, Bogor, pada hari yang sama. Pertemuan yang berlangsung hangat dan bersahabat menyoroti komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama multilateral. Guterres disambut oleh anak-anak yang mengenakan pakaian adat, simbol kesan positif dan kehangatan diplomasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya