Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Diddy Dibawa Keluar Penjara Akibat Cedera Kepala, Hukuman Ditunda

Rapper Sean Diddy Combs sempat dievakuasi dari penjara akibat cedera kepala, memicu penundaan pembebasan yang awalnya dijadwalkan Januari 2028 menjadi Maret 2028.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
Diddy Dibawa Keluar Penjara Akibat Cedera Kepala, Hukuman Ditunda📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada Sabtu pagi (10/10), Sean Diddy Combs, 56 tahun, dikeluarkan dari fasilitas pemasyarakatan federal FCI Fort Dix di New Jersey menggunakan ambulans setelah mengalami cedera kepala. Meski durasi perawatan di luar tahanan hanya berlangsung beberapa jam—mulai pukul 01.00 dini hari hingga sebelum pukul 07.00 pagi—kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terkait kondisi kesehatannya di dalam penjara. Tidak ada informasi resmi mengenai kronologi kejadian atau lokasi perawatan yang dilakukan.

Ketidakstabilan kondisi Diddy terjadi setelah sebelumnya ia dikenai sanksi berat akibat pelanggaran disiplin di dalam tahanan. Pada Jumat (2/10), pihak penjara mengumumkan bahwa ia kehilangan 41 hari pengurangan hukuman akibat perilaku yang dianggap mengganggu. Sanksi ini mencakup dugaan kepemilikan ponsel ilegal yang digunakan untuk menonton konten dewasa yang dikirimkan oleh mantan kekasihnya. Selain itu, ia juga dilaporkan membeli layanan eksklusif seperti pijat, minuman keras, dan makanan khusus, serta membayar seseorang untuk menjaga kebersihan toilet dan kamar mandinya.

Akibat sanksi tersebut, tanggal pembebasan Diddy—yang semula ditetapkan pada Januari 2028—kini ditunda hingga Maret 2028. Ia menjalani hukuman 50 bulan sejak Juli 2025 setelah dijatuhi hukuman atas dua dakwaan transportasi untuk prostitusi, setelah sebelumnya lolos dari ancaman hukuman seumur hidup dalam kasus konspirasi pemerasan dan perdagangan seks.

Juru bicara Diddy, Juda Engelmayer, menyoroti keanehan dalam penyebaran informasi tentang insiden tersebut. Ia mempertanyakan bagaimana rekaman dan detail kehidupan dalam penjara bisa bocor secara real-time ke publik. “Ada yang aneh di sini. Seseorang tampaknya bisa merekam Sean di dalam penjara, dan berbagai cerita muncul tanpa henti. Tapi yang penting adalah bagaimana informasi tersebut bisa keluar dari fasilitas federal sejak awal,” ujarnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya