Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ekspor dari Nol, Craftote Tembus Pasar Kanada

Usaha kriya Craftote sukses menembus pasar internasional setelah memanfaatkan fasilitas perdagangan dalam negeri, kini telah melakukan tujuh pengiriman ke Kanada sejak ekspor pertama di 2024.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 12.27 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 41x dibuka
Ekspor dari Nol, Craftote Tembus Pasar Kanada📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemilik usaha kriya Craftote, Thio Siujinata, mengungkapkan bahwa awalnya ia sama sekali tidak memahami mekanisme ekspor saat memulai bisnis. Namun, melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) tahun 2023, ia memperoleh akses langsung ke calon pembeli global serta pelatihan khusus yang membekali dirinya dalam merancang produk dengan daya saing tinggi. Dukungan dari Kementerian Perdagangan menjadi kunci penting dalam mempercepat transisi dari usaha lokal ke pasar internasional.

Sejak ekspor perdana pada 2024, Craftote telah melakukan tujuh kali pengiriman produk ke Kanada, menunjukkan konsistensi dalam kualitas dan pengiriman. Proses ini tidak terjadi secara instan, melainkan hasil dari pembelajaran berkelanjutan, penyesuaian desain berdasarkan masukan pasar, serta komitmen menjaga standar produksi yang tinggi. Thio menekankan bahwa keberhasilan ekspor bukan hanya soal produk, tetapi juga tentang membangun kepercayaan jangka panjang dengan mitra luar negeri.

Pameran TEI dianggap sebagai wadah strategis bukan sekadar promosi, melainkan ruang pembelajaran dan jaringan bisnis yang efektif. Melalui program Product Placement Pilihan BuSan x UMKM BISA Ekspor di TEI ke-41 di ICE BSD, Craftote mendapatkan perhatian khusus dari pembeli internasional dan kesempatan untuk memperbaiki produk sesuai preferensi pasar global. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah dalam mendukung UMKM ekspor dapat berdampak nyata.

Kini, Craftote menjadi contoh inspiratif bagi pelaku usaha lokal yang ingin menembus pasar dunia. Keberhasilannya menunjukkan bahwa dengan dukungan akses pasar, pelatihan teknis, dan komitmen tinggi, usaha kecil pun mampu bersaing secara global. Proyek ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendukung, dan pelaku usaha dalam mendorong ekspor Indonesia dari level mikro.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya