Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, 15 Desa Terdampak

Gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, menyebabkan kerusakan di puluhan rumah dan fasilitas umum di sejumlah desa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, 15 Desa Terdampak📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada pukul 05.55 WIB, Minggu (4/10). Getaran yang terasa cukup kuat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat aman. Lokasi episentrum berada di laut 29 kilometer barat daya Kodi, dengan kedalaman 30 kilometer, termasuk jenis gempa dangkal menurut hasil analisis BMKG.

Camat Kodi Bangedo, Elis Kaka, melaporkan bahwa hampir seluruh desa di wilayah kecamatan tersebut mengalami dampak. Dari total 15 desa definitif dan tiga desa persiapan, tidak satupun terlepas dari kerusakan struktural. Kerusakan paling parah terjadi di Desa Maliti Bondo Ate, Desa Leka Ninyo, dan Desa Lete Loko, yang berjarak sekitar 6 kilometer dari pusat gempa. Fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, dan kantor pemerintahan juga terdampak.

Saat ini pihak pemerintah setempat sedang melakukan pendataan mendalam terhadap kerusakan bangunan. Elis Kaka menyampaikan kekhawatiran bahwa jumlah bangunan yang rusak bisa mencapai ratusan, mengingat intensitas gempa yang cukup besar. Meski belum ada laporan korban jiwa atau luka serius, banyak rumah warga mengalami retakan dan sebagian mengalami kerusakan berat.

Kepala BPBD Sumba Barat Daya, Stefanus Malo, menyatakan bahwa tim sedang berupaya mengumpulkan data dari lapangan, meski posisinya masih jauh dari lokasi episentrum utama. Pendataan masih berlangsung untuk menentukan skala kerusakan dan kebutuhan bantuan darurat. Hasil analisis BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya