Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Digger: Kisah Miliarder Egois Hadapi Krisis Ekologi

Film Digger menggambarkan narasi black comedy tentang seorang konglomerat minyak yang berusaha menyelamatkan citranya setelah proyek eksplorasinya memicu bencana ekologi global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 17.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Digger: Kisah Miliarder Egois Hadapi Krisis Ekologi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Film Digger, karya sutradara pemenang Oscar Alejandro G. Iñárritu, menghadirkan kisah menegangkan mengenai seorang tokoh yang berada di tengah krisis ekologis global. Diperankan oleh Tom Cruise, karakter Digger Rockwell digambarkan sebagai sosok miliarder minyak yang dikenal dengan sikap egois dan manipulatif. Ia menjadi pusat perhatian dunia setelah eksplorasi minyak di wilayah Arktik yang dikendalikannya memicu retakan besar pada lapisan es, yang mengancam keberlangsungan manusia di planet ini.

Alih-alih mengakui kesalahan, Digger justru menolak tudingan dan berupaya membangun narasi bahwa dirinya adalah satu-satunya figur yang mampu menyelamatkan umat manusia dari kehancuran. Dalam perjalanan mengejar legitimasi global, ia melakukan serangkaian tindakan nekat dan penuh kekacauan yang mengeksplorasi ambisi, daya pikat, dan kehancuran moral dalam wajah kekuasaan. Film ini memperlihatkan bagaimana kekuatan dan kekayaan dapat digunakan sebagai alat untuk mengendalikan persepsi publik.

Dalam pemeran pendukung, Tom Cruise beradu akting dengan para bintang ternama seperti Riz Ahmed, John Goodman, Sandra Hüller, Jesse Plemons, dan Michael Stuhlbarg. Skenario film disusun oleh penulis pemenang Oscar Alexander Dinelaris dan Nicolás Giacobone, dengan pengembangan cerita bersama Sabina Berman dan Jez Butterworth. Digger dikategorikan sebagai film D17+, yang berarti hanya ditujukan untuk penonton di atas usia 17 tahun.

Film ini mulai tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 2 Oktober 2026. Melalui narasi yang tajam dan gaya sinematik yang kuat, Digger menawarkan kritik sosial mendalam terhadap kapitalisme ekstrem dan budaya heroisme yang dibangun secara artifisial di tengah krisis global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya