Warga Sipil Terjebak di Garis Depan Pertempuran di Taiz
Warga sipil di Taiz terus menghadapi ancaman kekerasan di tengah intensifikasi pertempuran antara pasukan Houthi dan pihak pro-pemerintah yang memperburuk krisis kemanusiaan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 BBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Di kawasan perbukitan barat daya Kota Taiz, kehidupan warga sipil berubah menjadi pertarungan harian di tengah hujan tembakan dan serangan drone. Salah seorang warga, Ali, memilih tinggal di rumahnya meski berada dalam jangkauan tembakan, demi merawat kambing yang menjadi satu-satunya sumber penghidupan keluarganya. Ia menolak mengungkapkan nama lengkapnya karena khawatir akan ancaman balas dendam jika wilayah itu jatuh ke tangan kelompok Houthi.
Ali menyampaikan bahwa anak-anaknya telah dievakuasi ke kamp pengungsian karena trauma akibat serangan berulang. Ia dan dua anggota keluarganya tetap bertahan, menyadari bahwa tanpa hewan ternak, mereka akan menghadapi kelaparan. “Saya takut, tapi tidak punya pilihan. Tanpa kambing, kami semua akan mati,” ujarnya sambil memandangi hewan yang berlindung di bawah naungan rumahnya.
Di sepanjang lintasan pertempuran, terlihat banyak rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya. Suasana sunyi hanya terganggu oleh dentuman tembakan silang dan suara hewan ternak. Di dekat pos pemeriksaan terdepan, prajurit pemerintah yang baru kembali dari garis depan menyampaikan bahwa 18 rekan mereka terbunuh dan tergeletak di area yang tak mungkin dievakuasi. “Kami terus menembak, melintas di atas jasad mereka, tapi tidak bisa membawa mereka pulang,” kata salah satu tentara yang enggan disebut namanya.
Pertempuran di wilayah barat Taiz semakin memanas sejak Houthi merebut pelabuhan Mokha pada 10 September, yang menguasai jalur pelayaran strategis di Laut Merah. Pengambilalihan wilayah ini memicu kekhawatiran global atas gangguan pasokan minyak dan memperparah krisis kemanusiaan di Yaman. Taiz, kota terbesar ketiga dan pusat budaya Yaman, kini terkepung dari tiga sisi, dengan pasukan pemerintah masih menguasai pusat kota, sementara Houthi menguasai wilayah utara dan timur.
Perjalanan menuju Taiz dari Aden menunjukkan betapa terpecahnya kekuasaan di wilayah yang diakui pemerintah Yaman. Setiap kilometer dilalui melalui puluhan pos pemeriksaan yang dikuasai komandan lokal berbeda. Di malam hari, meski aktivitas ekonomi masih berjalan—toko terbuka, anak-anak bermain—suara ledakan dari pegunungan tetap mengganggu ketenangan. Sebuah ambulans melewati kami dalam waktu kurang dari setengah jam, mencerminkan tekanan yang terus meningkat pada fasilitas kesehatan di tengah konflik yang tak kunjung usai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Digger: Kisah Miliarder Egois Hadapi Krisis Ekologi
Film Digger menggambarkan narasi black comedy tentang seorang konglomerat minyak yang berusaha menyelamatkan citranya setelah proyek eksplorasinya memicu bencana ekologi global.
4 Oktober 2026

Penemuan Kapal Karam Picu Petualangan Mencekam di Laut
Film The Last Breath tayang perdana di Bioskop Trans TV malam ini, menggambarkan misi penyelaman berisiko demi menemukan kapal perang AS yang tenggelam sejak 1944.
4 Oktober 2026

Taeyong NCT 127 Jelajah Jakarta, Nikmati Suasana JPO dan Warung Kerek
Leader NCT 127, Taeyong, membagikan pengalaman eksplorasi santai di Jakarta usai konser, termasuk berjalan di JPO dan menyaksikan aktivitas warung kerek di pinggir kali.
4 Oktober 2026

Hong Kong vs Kamboja Berebut Gelar Pertama ASEAN Challenge Cup 2026
Laga final FIFA ASEAN Challenge Cup 2026 mempertemukan Hong Kong dan Kamboja di Stadion Kai Tak, dengan tujuan mempersembahkan gelar perdana bagi tim yang keluar sebagai pemenang.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru, Perkuat Kabinet Ekonomi
Minggu, 4 Oktober 2026, 17.52 WITA

Prabowo Lantik Saleh Mustafa Jadi Wamentan, Isi Posisi Kosong Sejak Sudaryono Pindah
Minggu, 4 Oktober 2026, 17.52 WITA

Aryanto Wibowo Dilantik Jadi Wakil Kepala BPKP
Minggu, 4 Oktober 2026, 17.52 WITA

Pelantikan Dua Wamenkeu Baru Perkuat Kebijakan Fiskal
Minggu, 4 Oktober 2026, 17.52 WITA

Saleh Mustafa Dilantik Jadi Wamentan dalam Reshuffle Kabinet
Minggu, 4 Oktober 2026, 17.52 WITA

Dradjad Wibowo Resmi Jabat Wamenko Perekonomian
Minggu, 4 Oktober 2026, 17.52 WITA

Irwan Meilano Jabat Wamen KKP, Dari Akademisi ITB ke Kabinet Prabowo
Minggu, 4 Oktober 2026, 17.52 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS pada Akhir Perdagangan Kamis
Minggu, 4 Oktober 2026, 17.51 WITA

