Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Harga Cabai Naik, Pemerintah Janji Kendalikan Pasokan hingga Akhir Tahun

Pemerintah optimistis harga pangan tetap terkendali hingga akhir 2026 meski cabai mengalami kenaikan akibat turunnya produksi akibat cuaca ekstrem.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 15.47 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
Harga Cabai Naik, Pemerintah Janji Kendalikan Pasokan hingga Akhir Tahun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perdagangan menyatakan optimisme terhadap stabilitas harga bahan pokok hingga akhir tahun, meski sejumlah komoditas seperti cabai mengalami kenaikan harga. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dengan petani, distributor, dan pelaku usaha untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mempercepat distribusi, terutama ke wilayah terpencil yang jauh dari sentra produksi.

Harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp70 ribu per kilogram, melampaui harga acuan penjualan (HAP) sebesar Rp57 ribu per kg. Kenaikan ini disebabkan oleh gangguan iklim yang mengurangi produktivitas tanaman. Di tingkat nasional, rata-rata harga cabai merah pada minggu kedua Oktober 2026 mencapai Rp67.313 per kg, naik 17,3 persen dari bulan sebelumnya, sementara cabai rawit berada di Rp88.138 per kg, meningkat 11,85 persen. Kenaikan terjadi di 314 kabupaten/kota untuk cabai merah dan 268 kabupaten/kota untuk cabai rawit.

Pemerintah telah menginisiasi komunikasi intensif dengan asosiasi petani cabai untuk mendorong peningkatan produksi. Selain itu, upaya percepatan distribusi dilakukan guna menyamakan akses pasar dan mencegah terjadinya disparitas harga antar wilayah. Budi menekankan pentingnya distribusi merata agar daerah yang tidak menjadi sentra produksi tidak terdampak tingginya harga.

Harga telur saat ini berada di kisaran Rp26.700 per kg, di bawah HAP Rp30 ribu per kg, sementara harga ayam berada di Rp40 ribu per kg, sesuai dengan harga acuan. Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan sektor swasta.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya