Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Identitas Jenazah di Enggano Tuntas Terungkap Melalui DNA

Hasil tes DNA menegaskan jenazah yang ditemukan di Enggano adalah Sukarman, salah satu kru KM Arupadatu I yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 15.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Identitas Jenazah di Enggano Tuntas Terungkap Melalui DNA📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Pusdokkes Polri telah menyelesaikan proses identifikasi jenazah yang ditemukan di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Bengkulu. Hasil analisis genetik secara mendalam menunjukkan kesamaan identitas genetik antara sampel antemortem dan jenazah dengan kode PM/62/P.Enggano/01. Identifikasi ini menetapkan bahwa jenazah tersebut adalah Sukarman, 60 tahun, salah satu awak kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak pada 7 September.

Pencarian terhadap delapan korban—lima jurnalis dan tiga kru—dimulai setelah kapal berangkat dari Dermaga Pagedongan Carita, Pandeglang, pukul 14.00 WIB, menuju lokasi erupsi Gunung Anak Krakatau. Operasi SAR intensif berlangsung selama sepuluh hari, dan pada hari kelima, Sabtu (12/9), jenazah laki-laki tanpa identitas ditemukan di lokasi yang sama. Tim Dokkes Polda Banten segera berkoordinasi dengan Polda Bengkulu untuk mengevakuasi jenazah menggunakan pesawat Cessna ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu.

Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data primer, termasuk sidik jari, kondisi gigi, dan hasil tes DNA. Data antemortem dari keluarga korban, termasuk informasi medis dan rekam jejak pribadi, dikumpulkan dan dianalisis oleh tim DVI bersama Kasubbid Dokkes Polri. Hasilnya menunjukkan kesesuaian penuh antara jenazah dan identitas Sukarman, yang merupakan ayah biologis dari seorang anak bernama Yayan.

Dengan kepastian identitas, jenazah Sukarman akan diberangkatkan dari Dokkes Polda Bengkulu ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dalam perjalanan pulang ke rumah duka di Pandeglang. Proses pemulangan ini akan dilakukan besok, setelah seluruh tahapan identifikasi selesai. Keluarga korban akan menerima jenazah secara resmi dan akan diberikan bantuan psikososial serta pendampingan dari pihak kepolisian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya