IHSG Melonjak 1,14% Tembus 5.053
Indeks saham naik 57 poin atau 1,14% ke level 5.053 di awal perdagangan, didorong kenaikan saham sektoral dan volume transaksi tinggi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 12.21 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 94x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini dengan penguatan signifikan, mencatat kenaikan 57 poin atau 1,14% ke posisi 5.053. Pergerakan ini terjadi setelah indeks sempat berada di level 4.980 pada pembukaan sebelum bergerak naik ke titik tertinggi sementara di 5.056. Kenaikan ini tercermin dari dominasi saham yang menguat, dengan 249 emiten menguat, 327 melemah, dan 139 stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8,925 triliun, mencerminkan pergerakan pasar yang relatif aktif.
Volume perdagangan mencapai 5,48 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp2,83 triliun dalam 128.757 kali transaksi. Angka ini menunjukkan tingkat likuiditas yang cukup tinggi, mendukung kenaikan indeks. Pergerakan ini terjadi di tengah ekspektasi investor terhadap kembali optimisme pasar setelah sebelumnya mengalami tekanan dari tren koreksi yang berkepanjangan.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memproyeksikan IHSG masih memiliki ruang untuk menguat lebih lanjut dalam jangka pendek, dengan target kenaikan menuju kisaran 5.046 hingga 5.133. Namun, ia menekankan risiko pembalikan arah jika terjadi aksi profit taking, yang bisa menekan indeks ke area 4.766 hingga 4.846. Dalam analisis teknikal, ia melihat pergerakan IHSG saat ini berada pada gelombang iii dari wave (iii) dari wave [v], yang menunjukkan potensi kenaikan berlanjut namun rentan terhadap koreksi.
Sementara itu, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menyampaikan bahwa tren koreksi belum sepenuhnya berakhir, meskipun peluang rebound tetap terbuka jika IHSG mampu menutup minggu di atas level 4.737. Ia menilai level tersebut sebagai target Fibonacci 200% dari subwave iii dari wave v, yang menjadi acuan penting untuk memprediksi pergerakan berikutnya. Dengan demikian, support terdekat diperkirakan di 4.900, 4.767, dan 4.629, sementara resistance berada di 5.068, 5.167, dan 5.328.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

