Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Pulih Setelah Volatilitas Akibat Reshuffle Menteri Keuangan

Indeks Harga Saham Gabungan bergerak fluktuatif namun akhirnya menutup perdagangan dengan sedikit penurunan, setelah sempat terpuruk akibat pergantian Menteri Keuangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 19.31 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
IHSG Pulih Setelah Volatilitas Akibat Reshuffle Menteri Keuangan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan dinamis sepanjang hari ini, dipengaruhi oleh keputusan reshuffle kabinet yang menempatkan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pada penutupan perdagangan, IHSG berada di level 6.534,69, turun 0,10% dari posisi sebelumnya di 6.541,38. Pergerakan ini mencerminkan volatilitas pasar yang tinggi, dengan rentang pergerakan mencapai 178,60 poin antara level tertinggi harian di 6.550,00 dan terendah di 6.371,40.

Pasar sempat melemah tajam setelah pengumuman pergantian menteri, menyebabkan tekanan jual yang kuat. Namun, pada sesi belakang perdagangan, terjadi pemulihan signifikan. IHSG mampu bangkit dari titik terendah dan kembali ke level penutupan yang hampir menyamai posisi awal hari. Kenaikan tersebut setara dengan kenaikan 163,29 poin atau sekitar 2,56%, yang berhasil memangkas kerugian harian secara signifikan.

Dari sisi sektor, tekanan terus terasa pada mayoritas emiten. Sebanyak 455 saham mengalami penurunan harga, sementara hanya 229 saham yang menguat, dan 279 saham lainnya bergerak datar. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat sekitar Rp11,371 triliun. Volume perdagangan mencapai 32,95 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp17,5 triliun, dilakukan dalam 2,086 juta kali transaksi.

Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menyatakan bahwa jabatan ini merupakan bentuk kepercayaan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga kesehatan keuangan negara hingga akhir masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Ia menekankan komitmen untuk menjaga kredibilitas dan stabilitas fiskal nasional sebagai prioritas utama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya