Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Rekor Rendah Sejak 2020 Setelah Koreksi Tajam

Indeks Harga Saham Gabungan turun 4,31% ke level 4.961,87, terendah sejak Oktober 2020, akibat koreksi pasar menyusul sentimen dari MSCI.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.27 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 92x dibuka
IHSG Rekor Rendah Sejak 2020 Setelah Koreksi Tajam📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada perdagangan Senin (19/10/2026), menyentuh level 4.961,87 atau anjlok 4,31% dari penutupan sebelumnya. Penurunan ini terjadi dalam sesi perdagangan pertama, menandai koreksi terbesar dalam sepekan terakhir dan menjadikan level tersebut sebagai titik terendah sejak Oktober 2020, sekaligus mencatatkan kembali penurunan akumulatif sebesar 11,6% hanya dalam satu pekan.

Pergerakan pasar dipengaruhi oleh sentimen dari pengumuman MSCI yang memicu aksi jual besar-besaran di pasar modal. Volume perdagangan mencapai 1,17 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,04 triliun dalam 80.236 kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 602 saham mengalami penurunan harga, 88 saham stagnan, dan hanya 64 saham yang berhasil menguat.

Saham-saham emiten unggulan atau blue chip menjadi pemicu penurunan indeks, terutama BBCA, BBRI, BYAN, TLKM, dan BBRI yang kembali menjadi penguat tekanan penurunan. Kinerja saham-saham tersebut turut membawa seluruh indeks bergerak dalam zona merah, menunjukkan ketidakstabilan di sektor keuangan dan infrastruktur yang menjadi penopang utama pasar.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pelaku pasar mengenai sensitivitas pasar terhadap perubahan kebijakan global, terutama yang berkaitan dengan peringkat pasar negara berkembang. Meskipun belum ada indikasi lonjakan volatilitas berkelanjutan, para analis menekankan pentingnya pengelolaan risiko dan kehati-hatian dalam pengambilan keputusan investasi di tengah ketidakpastian eksternal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya