Inflasi Pangan Indonesia Masuk Tiga Besar Global
Inflasi pangan Indonesia pada Agustus 2026 mencapai 3,86%, menempatkan negara di posisi ketiga tertinggi di antara lima negara berkembang, di bawah India dan Filipina.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 68x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Inflasi pangan di Indonesia pada Agustus 2026 mencatat angka 3,86% secara tahunan, menempatkan negara ini di urutan ketiga tertinggi di antara lima negara berkembang yang dibandingkan. Angka ini berada di bawah India dengan 5,66% dan Filipina dengan 4,56%, namun tetap menjadi perhatian utama mengingat dampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Di sisi lain, inflasi pangan di Thailand tercatat 2,99%, Malaysia 1,90%, dan Afrika Selatan paling rendah di angka 0,86%.
Peningkatan harga pangan di Indonesia didorong oleh fluktuasi pasokan dan kenaikan biaya logistik, meskipun secara umum inflasi tahunan nasional terjaga di level 3,19%, lebih rendah dibandingkan Filipina (6,15%), India (4,82%), dan Afrika Selatan (4,17%). Namun, tingginya tekanan pada komoditas pangan menunjukkan ketidakseimbangan dalam distribusi dan harga yang berpotensi memicu ketegangan sosial jika tidak diantisipasi.
Faktor eksternal seperti kenaikan harga minyak mentah akibat eskalasi konflik di Timur Tengah dan kebijakan moneter ketat Federal Reserve AS turut memengaruhi tekanan inflasi di seluruh wilayah. Meski pengaruh eksternal seragam, dampaknya berbeda-beda tergantung kebijakan domestik, struktur konsumsi, dan keberadaan subsidi. Misalnya, Filipina mengalami lonjakan harga beras hingga 19,4% dan kenaikan biaya transportasi, sementara Malaysia mencatat inflasi terendah dengan tekanan harga terbatas pada transportasi, makanan, dan perumahan.
Dalam kelompok energi, Filipina paling terdampak dengan inflasi 16,79%, diikuti Afrika Selatan 7,35% akibat kenaikan tarif listrik, sementara Thailand justru mengalami deflasi energi 0,44%. Di Indonesia, inflasi energi tercatat 3,18%, sejalan dengan India (3,10%) dan Malaysia (3,26%). Pemerintah berhasil menahan kenaikan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026, yang menjadi faktor penahan inflasi energi meskipun harga minyak global tinggi.
Laporan menyatakan bahwa meskipun inflasi umum Indonesia relatif terkendali, tekanan pada pangan tetap menjadi indikator penting atas ketahanan ekonomi domestik. Perkembangan harga komoditas dan kebijakan energi akan menjadi penentu utama arah inflasi ke depan, sehingga diperlukan kebijakan yang responsif dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas harga dan perlindungan terhadap masyarakat rentan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

