Investor AS Percaya pada Prospek Ekonomi Indonesia
Menteri Koordinator Perekonomian menegaskan keyakinan investor Amerika Serikat terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang tetap menjadi salah satu sumber FDI terbesar.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 23.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia optimistis arus investasi dari Amerika Serikat akan terus meningkat seiring kuatnya prospek ekonomi nasional. Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menyampaikan bahwa sentimen investor global, khususnya dari AS, terhadap ekonomi Indonesia saat ini sangat positif. Ia menekankan bahwa Amerika Serikat berada dalam lima besar negara penanam modal asing langsung ke Indonesia, menunjukkan kepercayaan yang mendalam terhadap potensi pasar dan stabilitas kebijakan.
Dalam kesempatan acara 14th US-Indonesia Investment Summit, Airlangga menegaskan bahwa fokus pemerintah ke depan adalah memperkuat sektor-sektor strategis yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan hingga 2027. Upaya ini mencakup penguatan industri berdaya tahan tinggi, peningkatan kapasitas ekspor, serta percepatan transformasi digital. Peningkatan kapasitas ekonomi juga akan didukung oleh pengembangan teknologi kunci seperti semikonduktor dan kecerdasan buatan.
Di sisi lain, perusahaan Amerika Serikat yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari satu abad menjadi bukti konsistensi kepercayaan investor asing. Donna Priadi, Managing Director AmCham Indonesia, menyoroti keberlanjutan kehadiran perusahaan-perusahaan AS di tanah air, yang mencerminkan komitmen jangka panjang. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan populasi muda serta potensi pasar domestik yang besar menjadi daya tarik utama bagi investor asing.
Pandangan serupa disampaikan Mira Arifin, Country Executive Bank of America, yang menilai Indonesia memiliki fondasi kuat berupa pertumbuhan ekonomi yang stabil dan basis konsumen yang besar. Ia menekankan bahwa meskipun tantangan kebijakan tetap ada, peluang yang ditawarkan oleh Indonesia—terutama dalam sektor digital dan ekosistem data center—sangat menjanjikan. Investor, menurutnya, akan terus menunjukkan minat karena prospek pertumbuhan yang terus terbuka.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

DBH Migas Siak Anjlok ke Rp36 Miliar, Bupati Minta Keadilan Fiskal
Bupati Siak Afni Zulkifli mengungkap pertemuan dengan Kemenkeu berakhir tanpa solusi konkret terkait penurunan drastis DBH Migas hingga Rp36 miliar pada 2027.
6 Oktober 2026

Dana Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH Masuk Kas Negara
Uang sebesar Rp13,2 triliun hasil penagihan Satgas PKH diserahkan ke negara dan akan digunakan untuk belanja prioritas pemerintah pada 2026.
6 Oktober 2026

Bank Mandiri Perkuat Kebijakan Sosial di HUT ke-28
Peringatan ulang tahun ke-28 Bank Mandiri diwarnai serangkaian aksi nyata, termasuk santunan untuk 2.800 anak yatim, penyaluran 59.080 paket sembako, dan donor darah serentak yang mengumpulkan lebih dari 28.000 kantong darah.
6 Oktober 2026

Ekspor UMKM Capai Rp6,21 Triliun Hingga Agustus 2026
Program UMKM Bisa Ekspor berhasil mendorong transaksi ekspor sebesar Rp6,21 triliun hingga Agustus 2026, didukung fasilitasi akses pasar dan sertifikasi barcode untuk masuk ritel modern.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sarmuji Dorong Transformasi Industri untuk Wujudkan Ekonomi 6 Persen 2027
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.21 WITA

DEWA Perbarui Penyajian Laporan Keuangan Semester I 2026
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.20 WITA

Stray Kids Pilih Tak Ikut Grammys demi Prinsip Musik Global
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.16 WITA

Qatar dan India Resmi Jadi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.05 WITA

Dean James Cetak Gol Penentu di Final ASEAN Cup
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.05 WITA

Prabowo Sorakkan Kemenangan Timnas di Tribun VIP
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.05 WITA

AS Setujui Penjualan Senjata Rp40 Triliun ke Tiga Negara Timur Tengah
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.04 WITA

11 SPBU di Kedah Diperiksa Usai Isu BBM Dicampur Air
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.04 WITA

